Kalbar Miliki 170 Hektare Hutan Mangrove
- 30 Jul 2026 18:26 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat mengungkap luasan hutan mangrove. Perwakilan Kementerian LHK, melalui Plt Kabid RPM Rehabilitasi dan Pemberdayaan Masyarakat, Joni menyebut, dari total sekitar 170 ribu hektare hutan mangrove di Kalimantan Barat, hampir 80 persennya berpusat di Kabupaten Kubu Raya. Potensi besar ini menuntut sinergi berkelanjutan antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendamping.
"Artinya mangrove ini sangat potensial sekali dan untuk kita kembangkan bersama-sama kita dengan masyarakat, pemerintah daerah dan semua stakeholder lainnya untuk menjaga mangrove ini dan pelestariannya," ujarnya..
Merespon ditemukannya Bruguiera Hainesii jenis mangrove langka di dunia yang ada di Desa Tanjung Harapan Kabupaten Kubu Raya. Joni mengungkapkan, pihaknya terus melakukan berbagai upaya untuk melestarikannya, salah satunya ialah dengan pembibitan yang jumlahnya sudah lebih dari 1.000 bibit dari pohon mangrove Bruguiera Hainesii yang ada.
"Upaya-upaya pembibitan yang dirintis oleh PT Bios dan LPHD ini terus kita tingkatkan. Harapannya, tanaman yang tadinya hampir punah ini bisa kembali menjadi potensi kebanggaan Kalimantan Barat dan Indonesia," ujar Joni.
Joni menambahkan, pentingnya pelestarian mangrove di kawasan pesisir, karena menjadi sumber kehidupan masyarakat. Selain itu, ekosistem mangrove juga menjadi rumah bagi biota-biota laut serta hewan langka lainnya yang hidup di kawasan mangrove.
"Disitu sebagai tempat berkembang biak hewan-hewan seperti kepiting, udang dan sebagainya, serta sebagai mata pencaharian masyarakat, karena masyarakat di sekitar Batu Ampar khususnya dan Kubu Raya secara umumnya sangat tergantung dengan mangrove ini," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....