Sihir termasuk Dosa Besar karena Memanfaatkan Bantuan Kebatilan demi Menyakiti
- 10 Mei 2026 11:30 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Ustadz Muhammad Faizar dikenal sering membahas topik sihir, ruqyah, dan bahaya perdukunan dalam kajiannya di media sosial. Ia mengungkapkan bahwa sihir adalah perbuatan zalim yang nyata membawa kerusakan hati, pikiran, dan hubungan manusia di dunia.
Dalam Islam, sihir termasuk dosa besar karena memanfaatkan bantuan kebatilan demi menyakiti orang lain. Dampak sihir sering membuat seseorang merasa gelisah, sulit tidur, mudah marah, dan hidup terasa sempit. Namun seorang mukmin tidak boleh tenggelam dalam ketakutan, sebab pertolongan Allah lebih besar dari kejahatan manusia.
Cara pertama mencegah gangguan sihir ialah menjaga salat lima waktu dan memperbanyak dzikir pagi petang. Hati yang dekat kepada Allah akan lebih kuat menghadapi gangguan batin maupun tipu daya setan.
| Baca juga: Pemadaman Listrik, Ini Jawaban PT PLN? |
Membaca Surah Al-Baqarah di rumah juga menjadi benteng yang sangat dianjurkan dalam ajaran Islam. Rumah yang dipenuhi ayat suci dan ibadah akan terasa lebih tenang serta dijauhkan dari energi keburukan.
Selain itu, perbanyak membaca Ayat Kursi, Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas setiap hari. Doa-doa perlindungan ini menjadi penawar hati agar tidak mudah dihancurkan rasa takut dan putus asa.
Jika penderitaan terasa berat, carilah ruqyah syar’iyyah yang sesuai Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah SAW. Hindari dukun, jimat, atau praktik syirik karena justru menambah dosa dan memperpanjang masalah kehidupan.
Kesabaran, taubat, sedekah, dan keyakinan kepada Allah adalah jalan agar penderitaan cepat menemukan akhir. Tidak ada ujian yang abadi, sebab Allah mampu mengangkat kesulitan menjadi jalan lahirnya kekuatan iman. Wallahu'alam Bishawab!
Baca juga: Nafsu Ibadah tanpa Ilmu Membuat Kehilangan Keseimbangan Hidup
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....