Tiga Kompetensi Wajib Duta Bahasa Kalbar
- 24 Nov 2025 17:52 WIB
- Pontianak
KBRN, Pontianak: Program Pontianak Today Pro 2 RRI Pontianak pada edisi 13 November 2025 lalu, menghadirkan dua Duta Bahasa Kalimantan Barat, Muhammad Zharif Rasis dan Filda Rahmawati, untuk berbincang mengenai pentingnya tiga keterampilan utama yang harus dimiliki setiap Duta Bahasa, yakni menulis, membaca, dan berbicara. Ketiganya dianggap sebagai fondasi dalam menyuarakan literasi bahasa kepada masyarakat.
Dalam obrolan yang dipandu penyiar Erna tersebut, Zharif menjelaskan bahwa peran Duta Bahasa merupakan simbolisasi generasi muda yang peduli bahasa, dan sebagai representasi yang mampu menunjukkan praktik berbahasa yang baik di lingkungan sosial. Hal ini menjadi semakin penting mengingat perkembangan teknologi yang membuat informasi menyebar dengan cepat.
“Kami belajar dan diajarkan bagaimana menjadi representasi anak muda yang peduli dengan bahasa Indonesia,” kata Zharif.
Ia menambahkan bahwa kemampuan menulis menjadi unsur pertama yang harus dikuasai, karena keterampilan ini membantu seseorang dalam merumuskan ide secara runtut dan mudah dipahami. Dalam dunia yang dipenuhi pesan singkat, menulis yang baik tetap menjadi indikator seseorang mampu berpikir dengan terstruktur.
“Selain itu, keterampilan menulis dapat membantu dalam menyampaikan gagasan ada ide dengan jelas,” ujarnya.
Sementara itu, Filda Rahmawati menggarisbawahi tentang pentingnya membaca sebagai modal utama sebelum berbicara atau menulis. Menurutnya, membaca merupakan aktivitas menambah wawasan dan memperluas sudut pandang agar seseorang mampu menyampaikan informasi secara lebih bijak dan berimbang.
“Membaca membantu kita dalam mengetahui dan memahami banyak hal sebelum menyampaikannya,” ujar Filda.
Dalam acara yang juga live di kanal YouTube Pro Dua Pontianak tersebut, Filda menyebutkan bahwa kemampuan berbicara menjadi keterampilan yang tak kalah penting. Terutama bagi Duta Bahasa yang sering terlibat dalam kegiatan penyuluhan, pelatihan, ataupun dialog publik, kemampuan berbicara menentukan bagaimana pesan dapat diterima dengan baik oleh audiens.
“Keterampilan berbicara membantu dalam menyampaikan suatu hal secara efektif dan menarik,” ucapnya.
Kedua Duta Bahasa tersebut berharap semakin banyak anak muda di Kalimantan Barat yang memahami bahwa literasi bahasa tidak berhenti hanya pada urusan akademis saja, ia merupakan keterampilan hidup yang akan terus diperlukan di berbagai bidang. Mereka menilai tiga keterampilan tersebut merupakan bekal penting bagi generasi muda untuk bersaing, berkarya, dan memberikan dampak positif bagi lingkungan mereka.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....