Shalat Fardhu, Ibadah Wajib dengan Segudang Keutamaan
- 08 Agt 2026 21:33 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak – Shalat fardhu merupakan salah satu ibadah utama dalam Islam yang memiliki banyak keutamaan bagi kehidupan seorang Muslim. Umat Islam diingatkan untuk tidak menyepelekan shalat, terutama dengan menjaga pelaksanaannya tepat waktu dan dilakukan dengan penuh kekhusyukan.
Ustadzah Hendon Usman, dalam acara Mutiara Pagi, RRI Pro 1 Pontianak, Sabtu, 08 Agustus 2026 menjelaskan, shalat merupakan perintah wajib yang pertama kali akan diperhitungkan dalam kehidupan akhirat. Karena itu, menjaga shalat menjadi bagian penting dalam menunjukkan ketaatan seorang hamba kepada Allah SWT.
“Perintah pertama yang diwajibkan Allah terhadap umatku ialah shalat. Dan yang pertama kali akan dihisab pada hari kiamat ialah shalat,” ujar Ustadzah Hendon.
Menurutnya, shalat juga menjadi pembeda antara seorang Muslim dengan orang yang tidak beriman. Shalat yang dilakukan dengan khusyuk, tepat waktu, serta memperhatikan rukun dan sunahnya menjadi salah satu bentuk kesungguhan seorang Muslim dalam menjalankan perintah Allah SWT.
| Baca juga: Pentingnya Ibadah Dzikir kepada Allah SWT |
Ia juga menyampaikan bahwa shalat memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam agama. Bahkan, shalat disebut sebagai cahaya bagi orang beriman dan menjadi salah satu jalan menuju surga.
“Shalat adalah kuncinya surga. Ketika kita shalat, memang itu menjadi pembuka bagi kita untuk bisa melangkah kepada surganya Allah,” katanya.
Ustadzah Hendon mengingatkan agar umat Islam tidak sengaja meninggalkan shalat ketika waktunya telah tiba. Menurutnya, seorang Muslim hendaknya segera bersiap melaksanakan shalat setelah mendengar azan, selama tidak terdapat kondisi darurat yang benar-benar menghalangi pelaksanaannya.
Ia mencontohkan seseorang yang berada dalam kondisi pekerjaan darurat dan tidak dapat ditinggalkan, seperti dokter yang sedang melakukan operasi terhadap pasien. Dalam kondisi tertentu, pelaksanaan shalat dapat dilakukan setelah pekerjaan tersebut selesai sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, Ustadzah Hendon menjelaskan pentingnya memperhatikan kekhusyukan ketika shalat. Menurutnya, salah satu hal yang dapat mengurangi kekhusyukan adalah pikiran yang tidak fokus terhadap bacaan dan gerakan shalat.
“Apalagi ditambah dengan kekhusyukan yang kita baca di dalam bacaan shalat dan tidak ada menerawang pikiran kita ketika kita shalat,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa posisi sujud merupakan salah satu momen seorang hamba berada sangat dekat dengan Allah SWT. Karena itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa ketika bersujud.
“Allah Subhanahu wa Ta'ala paling dekat dengan hamba-Nya ketika dia bersujud kepada Allah. Nah, ketika bersujud itulah banyaklah kita berdoa kepada Allah,” tuturnya.
Terkait seseorang yang pernah meninggalkan shalat pada masa lalu kemudian menyadari kesalahannya, Ustadzah Hendon menekankan pentingnya bertobat dengan sungguh-sungguh dan tidak mengulangi perbuatan tersebut.
“Allah itu Maha Pengampun dan Maha Penyayang terhadap hamba-Nya. Kalau memang disadari, segera minta ampun kepada Allah dan tidak mengulangi lagi,” katanya.
Ia menambahkan, terdapat pendapat ulama yang menganjurkan seseorang yang memiliki utang shalat untuk mengqada shalat wajib yang pernah ditinggalkan. Hal tersebut dapat dilakukan sebagai upaya menutup kelalaian terhadap kewajiban shalat di masa lalu.
Di akhir penyampaiannya, Ustadzah Hendon mengajak umat Islam untuk memahami berbagai keutamaan shalat agar semakin termotivasi menjaga ibadah tersebut hingga akhir hayat.
“Hendaklah kita mengetahui fadilah, keuntungan, kebaikan, keberkahan yang kita dapati di dalam shalat. Ketika kita sudah mengetahui itu semuanya, kita akan menjadi orang yang benar-benar bersemangat untuk mengerjakan shalat dan tidak mau meninggalkan sedikit pun waktu,” pungkasnya, mengakhiri.
Pontianak
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....