Keberkahan Shalat Jadi Jalan Meraih Pertolongan Allah
- 03 Agt 2026 18:12 WIB
- Pontianak
RRI.CO.ID, Pontianak - Shalat bukan hanya menjadi kewajiban bagi setiap muslim, tetapi juga menjadi sumber keberkahan, ketenangan, serta jalan memperoleh pertolongan dari Allah SWT dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Hal tersebut disampaikan Ustadzah Hendon Usman dalam program Mutiara Pagi RRI Pro 1 Pontianak, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Dalam tausiyahnya, Ustadzah Hendon menjelaskan bahwa Rasulullah SAW senantiasa menjadikan shalat sebagai tempat berlindung ketika menghadapi kesulitan. Ia mengutip hadis riwayat Ahmad dan Abu Daud yang menyebutkan bahwa setiap kali Rasulullah SAW menghadapi persoalan, beliau segera mendirikan shalat. Menurutnya, kebiasaan tersebut menjadi teladan bagi umat Islam agar selalu mendekatkan diri kepada Allah dalam berbagai kondisi.
"Apabila Rasulullah SAW menemui suatu kesulitan, maka beliau segera mengerjakan shalat. Ketika kita menghadapi berbagai persoalan kehidupan, bersegeralah mendekatkan diri kepada Allah melalui shalat, karena di sanalah terdapat rahmat dan pertolongan-Nya," ujar Ustadzah Hendon.
Ia juga menuturkan bahwa shalat menjadi sarana penghapus dosa apabila diawali dengan wudu yang sempurna. Berdasarkan hadis yang disampaikannya, Allah SWT akan mengampuni dosa-dosa yang dilakukan anggota tubuh maupun yang tersimpan di dalam hati ketika seorang hamba berwudu dengan baik dan menunaikan shalat fardu.
Selain menjadi penghapus dosa, shalat juga memberikan ketenangan batin dan membentuk pribadi yang lebih baik. Ustadzah Hendon menyebut berbagai ibadah sunah seperti shalat tahajud, duha, taubat, maupun shalat sunah setelah shalat fardu memiliki keutamaan dan keberkahan tersendiri bagi setiap muslim yang mengamalkannya secara istiqamah.
"Shalat penuh dengan keberkahan. Keberkahan itu bukan hanya berupa pahala, tetapi juga ketenangan hati, kemudahan hidup, serta menjadi syiar Islam ketika dilaksanakan secara berjemaah. Karena itu jangan pernah melalaikan shalat dalam keadaan apa pun," katanya.
Dalam sesi dialog interaktif, Ustadzah Hendon juga menjawab berbagai pertanyaan pendengar mengenai shalat jamak saat bepergian, hukum menunda shalat karena perjalanan, hingga adab melaksanakan shalat sunah menjelang khutbah Jumat. Ia mengingatkan agar umat Islam memanfaatkan keringanan syariat tanpa meninggalkan kewajiban shalat serta selalu mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan.
Menutup tausiyahnya, Ustadzah Hendon mengajak masyarakat menjadikan shalat sebagai kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari, bukan sekadar kewajiban. Menurutnya, semakin dekat seseorang kepada Allah melalui shalat, semakin besar pula keberkahan yang akan dirasakan dalam kehidupan pribadi maupun sosial.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....