Keutamaan Membaca Al-Qur’an

  • 20 Jul 2026 08:41 WIB
  •  Pontianak

RRI.CO.ID, Pontianak - Setiap muslim mengetahui dan meyakini bahwa Alquran merupakan kitab suci yang diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk. Jika manusia ingin mendapatkan kebahagiaan dan keselamatan di dunia maupun di akhirat, maka Al-qur’an merupakan petunjuk dalam kehidupan.

“Alquran lah satu-satunya jalan yang dapat membawa kita pada keselamatan dan kebahagiaan baik di dunia maupun di akhirat. Namun ada hal yang harus diperhatikan bahwa petunjuk tentunya harus dibaca agar kita dapat mengambil pelajaran dari petunjuk tersebut,”ujar Ustadz Muhammad Yusnaini, S.Sy saat menyampaikan tausiahnya di Pro 4 RRI Pontianak pada Hikmah Pagi, Senin, 20 Juli 2026.

Alquran sebagai petunjuk umat manusia, maka hal pertama yang bisa dilakukan untuk memahami isinya adalah dengan membacanya. Membaca Alquran merupakan sesuatu ibadah yang sangat besar sekali keutamaannya.

“Keutamaan yang pertama adalah setiap huruf yang kita baca dari ayat-ayat Alquran maka mendapatkan 10 kebaikan. Diriwayatkan dalam sebuah hadis yang maknanya bahwa setiap huruf, contohnya huruf alif mendapatkan 10 kebaikan ketika dibaca.

Semakin banyak ayat Alquran yang dibaca maka semakin banyak pula kebaikan-kebaikan yang bisa didapatkan. Keutamaan lainnya lanjut Yusnaini, membaca Al-qur’an dapat menjadi obat dan penyembuh suatu penyakit.

“Sebagaimana firman Allah dalam Alquran : Dan kami turunkan Alquran sebagai obat untuk manusia. Maka ketika kita menderita suatu penyakit hal pertama yang bisa dilakukan adalah membaca Alquran,” tuturnya.

Banyak ayat-ayat dalam Alquran yang merupakan media kesembuhan dari penyakit yang dialami. Keutamaan selanjutnya adalah Alquran akan memberi syafaat kepada orang yang membacanya.

“Sebagaimana dalam sebuah hadis di riwayatkan oleh sahabat yang artinya : Membaca Al-qur’an sesungguhnya ia akan memberikan syafaat kepada orang yang membacanya. Maka ini harus kita jadikan motivasi agar lebih giat lagi untuk membaca Alquran,” ujarnya.

Jika seseorang belum mampu membaca satu hari/ juz maka bisa kita lakukan satu hari/ lembar atau satu halaman atau mungkin hanya satu ayat. Kemudian pelajari maknanya, baca terjemahannya kemudian diamalkan.

Yusnaini mengajak muslim memotivasi diri melawan rasa malas untuk membaca Alquran. Menurutnya bagaimana mungkin seseorang bisa berjam-jam membaca buku, membaca status di sosmed tapi berat ketika membaca Alquran. “Kita harus memohon kepada Allah untuk memberikan kita kemudahan membaca Alquran, karena Alquran satu-satunya penyelamat.

Terakhir ia mengingatkan untuk tidak menjadikan Alquran hanya sebagai pajangan melainkan sebagai bacaan sehari-hari. “Jangan sampai kita lewatkan hari-hari kita tanpa membaca Alquran. Karena orang yang tidak membaca Alquran di hari tersebut maka tidak ada keberkahan untuknya pada hari itu,” katanya menjelaskan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....