Bertemu Masyarakat di Bima, Fahri Hamzah Sebut Ongkos Pemilu Mahal

  • 23 Des 2024 18:46 WIB
  •  Mataram

KBRN, Bima: Wakil Menteri (Wamen) Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) Republik Indonesia, Fahri Hamzah berkunjung ke Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam kunjungan kerja itu, Fahri Hamzah meresmikan dan menyerahkan rumah layak huni kepada masyarakat Kota Bima.

Disela-sela kunjungannya itu, Politisi Partai Gelora itu menyinggung tentang anggaran Pemilu yang besar di Indonesia. "Presiden baru kita ini bapak Prabowo Subianto yang menyadari betul kelemahan kita. Ada yang mau ditata ulang sistem politik Indonesia ini," kata Fahri Hamzah, Senin (23/12/2024).

Selain itu dia mengungkapkan 25 tahun setelah reformasi, negara ini kehilangan komando, rakyat kocar kacir, politisi bertengkar tidak jelas.

Dia pun memberikan kode bahwa korupsi terjadi karena ongkos pemilu yang begitu mahal. Sehingga setelah terpilih uang negara digasak oleh pejabat politik. "Pemilu ongkosnya mahal, pejabat publik politik ikut pemilu ngutang. Habis Pemilu uang negara diambil," terang politisi ternama di Indonesia itu.

Seperti diketahui, wacana pemilihan langsung yang mahal diungkapkan pertama kali oleh Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri acara Partai Golkar. Pada kesempatan itu, Prabowo ingin memperbaiki sistem politik, dan tidak boleh malu untuk mengakui bahwa kemungkinan sistem ini terlalu mahal.



google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....