Inovasi Dinas Kearsipan Mataram Tingkatkan Minat Baca

  • 22 Des 2024 10:40 WIB
  •  Mataram

KBRN, Mataram: Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Mataram terus berupaya mengembangkan inovasi untuk meningkatkan minat baca masyarakat. Salah satu pencapaian terbaru yang membanggakan adalah berhasilnya mendapatkan akreditasi B dari Perpustakaan Nasional.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Mataram, Jemmy Nelwan, menyampaikan bahwa selain akreditasi B, pihaknya juga mendapatkan pengawasan dan penilaian positif dari Arsip Nasional RI (ANRI) yang mengapresiasi kemajuan yang telah dicapai. Hal ini terwujud dalam pelaksanaan Rakornas (Rapat Koordinasi Nasional) yang diadakan di Mataram, yang dihadiri oleh sekitar 1500 peserta dari seluruh Indonesia.

"Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari kerja keras dan komitmen kami dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat," ungkap Jemmy Minggu (22/12/2024).

Jemmy Nelwan menambahkan bahwa salah satu faktor yang akan mendukung peningkatan akreditasi adalah terbangunnya gedung perpustakaan Kota Mataram yang baru. Gedung ini dirancang dengan fasilitas yang lengkap dan modern, seperti ruang baca untuk dewasa dan anak-anak, ruang kreativitas, ruang referensi, hingga ruang laktasi untuk kenyamanan pengunjung.

"Gedung baru ini juga memiliki ruang teater mini yang akan digunakan untuk memutar film dokumenter tentang Kota Mataram, yang diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan bagi siswa-siswi dari berbagai jenjang pendidikan," jelasnya.

Sebagai bagian dari program literasi, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Mataram juga menginisiasi keberadaan Bunda Literasi sebagai mitra penting dalam kampanye gemar membaca. Bunda Literasi diharapkan dapat memberi dampak positif, tidak hanya dalam pemilu, tetapi juga dalam menggalakkan minat baca di kalangan masyarakat.

"Kami tetap memperhatikan aksesibilitas dengan menyediakan fasilitas perpustakaan keliling untuk menjangkau daerah-daerah yang lebih sulit dijangkau," katanya.

Dalam upaya memperkaya koleksi, perpustakaan Kota Mataram kini memiliki lebih dari 42.000 judul buku dan lebih dari 61.000 eksemplar buku yang dapat diakses oleh pengunjung.

"Layanan perpustakaan digital juga sudah ada, dengan penyediaan voucher baca digital di Pondok Pesantren Takbiratul Ummah di Karang Bedil," ujarnya.

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Mataram telah menjalin kerjasama dengan PKK Kota Mataram, Balai Bahasa Provinsi NTB, Dinas Pendidikan, hingga Lapas Perempuan. "Kolaborasi ini tidak hanya meningkatkan ketersediaan buku tetapi juga mendukung upaya perbaikan mental melalui buku-buku rohani bagi narapidana di Lapas," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....