Momen Haru, Suporter Tijuana Antar Kepulangan Timnas Iran dari Piala Dunia 2026
- 01 Jul 2026 11:20 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Timnas Iran mendapat perpisahan hangat dari warga Tijuana saat meninggalkan Meksiko setelah tersingkir dari Piala Dunia 2026.
- Suporter Meksiko mengantar keberangkatan para pemain dengan membawa poster, meminta tanda tangan, hingga mengenakan topi "Iran, saudaraku, kini kamu adalah orang Meksiko." bertuliskan
- Di tengah tantangan logistik akibat situasi geopolitik, Iran menyebut Meksiko sebagai rumah kedua karena keramahan yang mereka terima selama turnamen.
RRI.CO.ID, Jakarta - Perjalanan Timnas Iran di Piala Dunia 2026 memang berakhir lebih cepat dari harapan. Namun, kepulangan Team Melli dari markas mereka di Tijuana, Meksiko, diiringi momen penuh haru ketika ratusan suporter lokal melepas mereka dengan hangat.
Melansir dari Al Jazeera, para pendukung Meksiko berkumpul di depan hotel tempat Timnas Iran menginap untuk memberikan salam perpisahan. Mereka membawa poster, meminta tanda tangan para pemain, hingga meneriakkan dukungan sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan Iran selama turnamen.
Beberapa suporter bahkan mengenakan topi bertuliskan, "Iran, brother, you're Mexican now" atau "Iran, saudaraku, kini kamu adalah orang Meksiko." Kalimat itu menjadi simbol kedekatan yang terjalin antara masyarakat Tijuana dan skuad Iran selama beberapa pekan terakhir.
Pelatih Iran, Amir Ghalenoei mengatakan bahwa ikatan antara kedua negara telah ‘tercatat dalam sejarah’. “Iran dan meksiko saat ini telah menulis sejarah bersama,” katanya.
“Masyarakat dan negara meksiko adalah bagian dari kami. Kami sangat bersyukur atas pelayanan dan kebaikan kalian,” ucap Ghalenoei.
Iran gagal melaju ke babak 32 besar setelah hasil pertandingan lain tidak berpihak kepada mereka. Harapan Team Melli pupus ketika Austria dan Aljazair bermain imbang, sehingga Iran gagal finis sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.
Ketegangan politik antara Teheran dan Washington membuat Iran batal menjadikan Tucson, Arizona, sebagai markas selama Piala Dunia. Menjelang turnamen dimulai, tim akhirnya memindahkan basis mereka ke Tijuana, Meksiko.
Timnas Iran juga hanya diizinkan memasuki wilayah Amerika Serikat satu hari sebelum setiap pertandingan yang mereka jalani. Belakangan, otoritas AS melonggarkan sebagian pembatasan dengan mengizinkan Iran tiba dua hari sebelum laga terakhir fase.
Meski demikian, sambutan hangat masyarakat Tijuana membuat para pemain merasa diterima layaknya di rumah sendiri. Departemen media Timnas Iran menyampaikan terima kasih kepada warga Meksiko atas dukungan dan keramahan yang diberikan selama mereka menjalani turnamen.
"Menjadi tuan rumah yang sesungguhnya berarti menunjukkan rasa hormat, nilai kemanusiaan, dan martabat. Kami tidak akan pernah melupakan kebaikan masyarakat Tijuana," tulis tim Iran dalam pernyataan resmi mereka.
Iran juga menyebut Meksiko bukan lagi sekadar negara tuan rumah. Mereka menganggap negeri tersebut telah menjadi rumah kedua berkat dukungan yang terus mengalir dari masyarakat setempat.
"Mulai hari ini, Meksiko akan selalu menjadi lebih dari sekadar negara tuan rumah bagi kami. Meksiko adalah rumah kedua dan tim kedua kami."
Suasana haru pun mengiringi keberangkatan Team Melli dari Tijuana. Ikatan yang terjalin antara para pemain Iran dan masyarakat Meksiko menjadi salah satu kisah paling menyentuh di luar lapangan sepanjang Piala Dunia 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....