Bayang-bayang Ronaldo Warnai Persiapan Portugal vs Uzbekistan

  • 23 Jun 2026 18:45 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Cristiano Ronaldo kembali menjadi sorotan jelang laga Portugal melawan Uzbekistan di Grup K Piala Dunia 2026.
  • Komentar Joao Neves soal Ronaldo memicu kontroversi besar di media sosial.
  • Para pemain Portugal berulang kali mendapat pertanyaan mengenai perpecahan terkait Ronaldo.

RRI.CO.ID, Jakarta – Cristiano Ronaldo kembali menjadi sorotan jelang laga Portugal melawan Uzbekistan pada Rabu, 24 Juni 2026. Sang megabintang berada dalam tekanan besar dari publik untuk menunjukkan ketajamannya dan membawa Portugal meraih kemenangan.

Polemik bermula setelah Portugal ditahan Republik Demokratik Kongo 1-1 pada laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026. Ronaldo tampil di bawah ekspektasi dan gagal memberi dampak signifikan bagi timnya.

Situasi memanas setelah gelandang Portugal, João Neves, menjawab pertanyaan mengenai peran Ronaldo usai pertandingan tersebut. Komentarnya kemudian memicu berbagai tafsir dan kontroversi di media sosial.

“Kami tahu apa yang telah Ronaldo lakukan untuk tim nasional. Namun saat ini, dia sama seperti kami semua,” ujar Neves.

Pernyataan tersebut sebenarnya diyakini bertujuan untuk mengaskan bahwa semua pemain memiliki peran yang sama penting di dalam tim. Dalam hal ini, Portugal tidak boleh bergantung hanya pada Ronaldo untuk mendapat hasil maksimal.

Namun, reaksi keras justru muncul dari sejumlah pendukung Ronaldo di media sosial. Mereka menuduh Neves dan beberapa pemain lain tidak menghormati sang kapten.

Kontroversi semakin meluas ketika anggota keluarga dan lingkaran dekat Ronaldo ikut bereaksi. Beberapa di antaranya bahkan membagikan unggahan yang mengandung kutipan palsu.

Perdebatan tersebut akhirnya masuk ke lingkungan tim nasional Portugal di Miami. Para pemain berulang kali mendapat pertanyaan mengenai perpecahan terkait Ronaldo.

Ruben Dias menjadi salah satu pemain yang angkat bicara terkait hal tersebut. “Ini seharusnya tidak menjadi bahan pembahasan sama sekali,” ujar bek Portugal tersebut dalam konferensi persnya.

Di tengah polemik itu, Portugal membutuhkan kemenangan meyakinkan atas Uzbekistan. Hasil positif diyakini dapat meredakan tekanan yang mengelilingi skuat.

Ronaldo sendiri belum mencetak gol dalam sepuluh laga beruntun untuk Portugal di turnamen besar. Saat menghadapi DR Kongo, tiga tembakannya gagal mengarah ke gawang.

Tekanan semakin besar setelah rivalnya, Lionel Messi, mencatatkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia. Pemain Argentina itu kini telah membukukan lima gol dari dua pertandingan pada edisi kali ini.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....