Ronaldo Kena Semprot, Thierry Henry Ungkap Momen Bikin Portugal Kehilangan Gol
- 18 Jun 2026 11:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Legenda Timnas Prancis, Thierry Henry menyorot tajam, pertandingan Portugal vs Republik Demokratik Kongo di Piala Dunia 2026 dengan skor imbang 1-1. Henry menilai, pergerakan Ronaldo justru menghambat serangan Portugal ketika melawan Kongo.
- Henry menilai, sang kapten Portugal itu terlalu ngotot mengejar gol pribadi kala melawan Kongo. Henry juga menyoroti, beberapa keputusan Ronaldo yang dianggap merugikan permainan tim.
- Tapi karena dia ingin mencetak gol, dia masuk ke jalur pergerakan Bruno Fernandes. Jika dia melakukan sprint yang tepat, Bruno bisa mendapatkan ruang untuk menyelesaikan peluang dengan lebih mudah.
RRI.CO.ID, Jakarta - Legenda Timnas Prancis, Thierry Henry menyorot tajam, pertandingan Portugal vs Republik Demokratik Kongo di Piala Dunia 2026 dengan skor imbang 1-1. Henry menilai, pergerakan Ronaldo justru menghambat serangan Portugal ketika melawan Kongo.
Henry menilai, sang kapten Portugal itu terlalu ngotot mengejar gol pribadi kala melawan Kongo. Henry juga menyoroti, beberapa keputusan Ronaldo yang dianggap merugikan permainan tim.
Henry mengingatkan, tujuan utama dalam sepak bola adalah membantu tim mencetak gol. Menurutnya, seorang pemain tidak boleh menempatkan ambisi pribadi di atas kepentingan kolektif.
"Satu hal yang penting untuk dipahami, timlah yang harus mencetak gol. Bukan kamu (Ronaldo) yang harus mencetak gol," kata Henry saat berbincang dengan Fox Sports, Kamis, 18 Juni 2026.
Mantan penyerang Arsenal dan Barcelona itu kemudian, membedah salah satu situasi serangan Portugal di babak kedua. Ia menilai Ronaldo gagal melakukan pergerakan yang seharusnya dapat membuka ruang bagi rekan-rekannya.
Menurut Henry, Ronaldo justru bergerak ke area yang sama dengan Bruno Fernandes. Akibatnya, lini pertahanan Kongo menjadi lebih mudah mengantisipasi serangan Portugal.
"Cristiano sudah berkali-kali berada dalam situasi seperti itu. Jika dia bergerak ke kotak enam yard, bek lawan akan dipaksa mengambil keputusan dan membuka ruang bagi pemain lain," ucap Henry.
Kemudian, ia menilai, naluri Ronaldo untuk mencetak gol membuatnya memilih posisi yang kurang tepat. Situasi tersebut membuat peluang Portugal untuk menciptakan kesempatan emas menjadi berkurang.
"Tapi karena dia ingin mencetak gol, dia masuk ke jalur pergerakan Bruno Fernandes. Jika dia melakukan sprint yang tepat, Bruno bisa mendapatkan ruang untuk menyelesaikan peluang dengan lebih mudah," ujar Henry.
Tidak hanya itu, Henry juga menyoroti bahasa tubuh para pemain Portugal selama pertandingan. Ia melihat adanya tanda-tanda frustrasi karena kurangnya sinkronisasi dalam membangun serangan.
"Anda bisa melihat reaksi Bruno Fernandes. Seolah-olah dia berkata, biarkan bola bergerak, lakukan sprint, ciptakan ruang, lalu saya yang menyelesaikannya, itu yang saya maksud," kata Henry.
Diketahui, Portugal harus puas bermain imbang 1-1 melawan Kongo dalam pertandingan Grup K yang berlangsung di Houston. Hasil tersebut membuat performa Ronaldo ikut mendapat perhatian karena gagal memberikan kontribusi maksimal di lini depan.
Ronaldo saat ini mencatat sejarah, sebagai pemain lapangan tertua yang tampil sebagai starter di Piala Dunia pada usia 41 tahun 132 hari. Dalam laga perdana di Grup K itu, Ronaldo dinilai tidak bermain efektif.
Statistik pertandingan semakin memperkuat kritik tersebut. Ronaldo mengakhiri laga tanpa mencatat satu pun tembakan tepat sasaran sepanjang 90 menit.
Catatan itu menjadi salah satu performa paling minim Ronaldo di ajang Piala Dunia. Sepanjang kariernya di turnamen tersebut, baru enam kali ia gagal melepaskan tembakan yang mengarah ke gawang lawan.
Di sisi lain, Portugal juga kesulitan membongkar pertahanan disiplin Republik Demokratik Kongo. Tim asuhan Roberto Martinez beberapa kali mampu menciptakan peluang, namun gagal mengubah dominasi menjadi kemenangan.
Hasil imbang ini membuat tekanan terhadap Portugal semakin besar menjelang pertandingan berikutnya. Ronaldo dan rekan-rekannya dituntut segera bangkit jika ingin menjaga peluang melaju jauh di Piala Dunia 2026.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....