Ditahan Imbang Kongo, Pengamat Soroti Ketergantungan Portugal pada Ronaldo
- 18 Jun 2026 20:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Portugal ditahan imbang Kongo 1-1 pada laga perdana Grup K Piala Dunia 2026.
- Pengamat sepak bola Ario Yosia menilai Portugal masih terlalu bergantung pada Cristiano Ronaldo.
- Meski gagal menang, Portugal dinilai tetap berpeluang besar lolos ke fase berikutnya.
RRI.CO.ID, Jakarta - Portugal harus puas berbagi poin usai ditahan Kongo 1-1 pada laga Grup K Piala Dunia 2026. Hasil itu dinilai memperlihatkan masih besarnya ketergantungan Portugal kepada sosok Cristiano Ronaldo.
Pengamat sepak bola, Ario Yosia, menilai pola permainan Portugal menjadi mudah dibaca lawan. "Kalau ada Ronaldo, seluruh bola cenderung akan diarahkan ke dia dan arus serangan tidak melebar," ujarnya, Kamis, 18 Juni 2026.
Sebagai sosok legendaris di Portugal, Ronaldo memang berambisi memenangkan trofi piala dunia 2026 di akhir karirnya. Namun Ario menilai yang seharusnya muncul adalah ambisi tim.
"Agak sayang jika hanya mewujudkan ambisi Ronaldo. Karena tim ini punya skuad yang bagus," katanya.
Menurut Ario, strategi bertahan yang diterapkan Kongo membuat Portugal kesulitan menciptakan variasi serangan. Kondisi itu dinilai memudahkan Kongo meredam ancaman Portugal sepanjang pertandingan.
Ario menilai Portugal tetap berpeluang besar lolos dari fase grup meski gagal menang di laga pertama. "Turnamen masih panjang dan masih ada dua pertandingan yang bisa dimaksimalkan," katanya.
Selain faktor taktik, Ario melihat banyak tim Eropa belum mencapai performa terbaiknya di awal turnamen. Persiapan yang singkat, lanjut Ario, membuat sejumlah pemain dinilai belum berada dalam kondisi kebugaran maksimal.
“Sampai hari-hari terakhir jelang bergulirnya piala dunia, sebagian pemain masih bermain di kompetisi masing-masing. Faktor kebugaran dan mood liburan turut memengaruhi penampilan mereka,” ujar Ario.
Sementara itu, ia menilai hasil imbang ini belum cukup menjadikan Kongo kandidat kejutan besar. Menurutnya, Kongo berhasil mencuri poin penting, tetapi masih sulit berbicara banyak di turnamen.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....