Berita Sepekan: Enam Cerita Warnai Sepekan Perdana Piala Dunia 2026

  • 19 Jun 2026 15:52 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Piala Dunia 2026 mencatat sejarah sebagai edisi pertama yang digelar di tiga negara tuan rumah.
  • Laga pembuka Meksiko vs Afrika Selatan diwarnai tiga kartu merah dan kontroversi wasit.
  • Iran harus bolak-balik Amerika Serikat dan Meksiko akibat kebijakan perjalanan khusus.
  • Suporter Jepang kembali mendapat pujian dunia karena membersihkan tribun seusai pertandingan.
  • Curacao mencetak sejarah tampil perdana di Piala Dunia meski kalah dari Jerman.

Di balik kekalahan telak yang dialami Curacao, terdapat momen emosional yang menyentuh perhatian publik. Pelatih Curacao Dick Advocaat menjadi sorotan sesaat sebelum pertandingan melawan Jerman dimulai.

Setelah lagu kebangsaan Curacao dan Jerman dikumandangkan, pelatih asal Belanda itu tampak menitikkan air mata. Momen tersebut kemudian menjadi salah satu adegan paling mengharukan pada pekan pertama Piala Dunia 2026.

Bagi Advocaat, pertandingan tersebut memiliki makna yang jauh melampaui hasil akhir di lapangan. Ia menjadi bagian dari sejarah ketika membawa Curacao menjalani debut pada putaran final Piala Dunia.

Pelatih berusia 78 tahun 260 hari itu resmi menjadi pelatih tertua yang pernah memimpin tim nasional pada putaran final Piala Dunia. Catatan tersebut melampaui seluruh rekor yang pernah tercipta dalam sejarah turnamen.

Pelatih Curacao Dick Advocaat menangis usai lagu kebangsaan Curacao dan Jerman dikumandangkan (Foto: TouchlineX)

Keberadaan Advocaat di sisi lapangan juga menghadirkan fakta unik lainnya pada pertandingan tersebut. Selisih usianya dengan pelatih Jerman Julian Nagelsmann mencapai 39 tahun 299 hari.

Perbedaan tersebut menjadi jarak usia terbesar antara dua pelatih yang saling berhadapan dalam sejarah Piala Dunia. Fakta itu semakin menegaskan betapa istimewanya perjalanan Curacao pada turnamen kali ini.

Meski harus mengakui keunggulan Jerman dengan skor telak, Curacao tetap membawa pulang sejarah. Kehadiran mereka di panggung terbesar sepak bola dunia menjadi pencapaian yang akan dikenang generasi berikutnya.

Tim berjuluk La Familia Azul itu juga berhasil mencatatkan gol pertamanya sepanjang sejarah Piala Dunia. Momen tersebut menjadi penghibur di tengah hasil pahit yang mereka terima pada laga pembuka.

Melalui akun resmi federasi sepak bolanya, Curacao mengajak pendukung tetap bangga terhadap pencapaian tersebut. Mereka menilai pertandingan melawan Jerman menjadi awal dari sejarah baru sepak bola nasional.

"Pertandingan Piala Dunia pertama dalam sejarah dan gol pertama dalam sejarah Piala Dunia. Terima kasih atas dukungan dan atmosfer luar biasa dari seluruh pendukung," tulis Timnas Curacao melalui akun media sosial resminya @ TheBlueWaveFFK.

Bagi negara dengan populasi kurang dari 200 ribu jiwa itu, pencapaian tersebut memiliki arti besar. Kekalahan dari Jerman mungkin tercatat dalam statistik, tetapi sejarah tetap menjadi milik Curacao.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....