Menanti Kick Off Piala Dunia 2026, Menanti Keunggulan “TRIONDA” Berteknologi Dunia

  • 07 Jun 2026 06:47 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Hitungan mundur menuju Kick Off Piala Dunia FIFA 2026
  • Chip pada bola TRIONDA bukanlah alat untuk menentukan gol secara langsung, melainkan sensor gerak berkecepatan tinggi

RRI.CO.ID, Jakarta - Hitungan mundur menuju Kick Off Piala Dunia FIFA 2026, menjadi penantian sejuta pasang mata seantero dunia. Kali ini, tidak hanya menunggu tim terbaik tampil juara, melainkan menjadi saksi keunggulan si “TRIONDA” berteknologi dunia.

Dikutip dari FIFA.com, nama “TRIONDA” tergabung dalam dua unsur bahasa, yaitu “TRI” artinya tiga. Sedangkan, "ONDA" berasal dari Bahasa Spanyol, geombang (wave).

FIFA menjelaskan pemilihan nama tersebut merepresentasikan tiga negara tuan rumah Piala Dunia 2026, yakni Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Adapun "ONDA" atau gelombang melambangkan energi, pergerakan, keterhubungan antarketiga negara tersebut melalui turnamen sepak bola terbesar di dunia.

Presiden FIFA, Gianni Infantino mengatakan tidak sabar, menunggu kehadiran bola “TRIONDA” resmi bergulir di rumput hijau, sejak kick off . Stadion legendaris Estadio Azteca, Mexico City, Meksiko akan menjadi saksi pertandingan pembuka Grup A: Meksiko vs Afrika Selatan, Kamis, 11 Juni 2026.

“Bola Resmi Pertandingan Piala Dunia FIFA 26 telah tiba dan sangat indah!. Saya senang dan bangga mempersembahkan TRIONDA,” kata kata Presiden FIFA, Gianni Infantino.

“Adidas telah menciptakan bola Piala Dunia FIFA ikonik lainnya. Dengan desain yang mewujudkan persatuan dan semangat negara tuan rumah tahun depan, Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat” ujar Gianni Infantino dikutip dari FIFA.com, Rabu, 3 Juni 2026.

“Saya tidak sabar untuk melihat bola indah ini menghantam gawang. Hitung mundur menuju Piala Dunia FIFA terhebat sepanjang masa telah dimulai – dan bola telah bergulir!” kata Presiden FIFA.

Berikut Keunggulan Bola “TRIONDA” Piala Dunia 2026 :

1. Desain empat panel baru

TRIONDA menggunakan konstruksi empat panel dengan jahitan yang lebih dalam dibanding bola-bola Piala Dunia sebelumnya. Desain ini dibuat untuk menghasilkan distribusi hambatan udara yang lebih merata sehingga bola lebih stabil saat melayang di udara.

2. Grip lebih baik

Permukaan bola memiliki tekstur dan ikon timbul (embossed) yang membantu pemain memperoleh kontrol lebih baik saat menggiring atau menendang bola, terutama dalam kondisi lapangan basah atau lembap.

3. Aerodinamika lebih konsisten

Adidas mengembangkan geometri panel dan struktur permukaan untuk menjaga kestabilan lintasan bola sehingga mengurangi efek gerakan yang sulit diprediksi seperti yang pernah menuai kritik pada era bola Jabulani di Piala Dunia 2010.

4. Teknologi Connected Ball

Keunggulan terbesar TRIONDA adalah keberadaan sensor elektronik atau "chip" yang tertanam di dalam bola. Teknologi ini merupakan pengembangan dari sistem yang pertama kali digunakan secara penuh pada Piala Dunia 2022 Qatar.

Apa Itu Chip di Dalam Bola?

Chip tersebut adalah Inertial Measurement Unit (IMU) atau sensor pengukuran gerak yang ditempatkan di pusat bola. Sensor ini bekerja pada frekuensi sekitar 500 Hz, artinya mampu mengirim data gerakan bola sebanyak 500 kali per detik.

Dikutip dari FIFA.com , sensor tersebut memantau percepatan, arah gerak, putaran, dan momen ketika pemain menyentuh bola. Data kemudian dikirim secara real time ke ruang operasi VAR.

Bagaimana cara kerjanya?

Sensor unit pengukuran Inertial Measurement Unit (IMU) kecil, yang biasanya beroperasi sekitar 500Hz, terintegrasi ke dalam bola. Sensor ini menangkap data 500 kali per detik, melacak akselerasi bola dan pergerakan granular dalam tiga dimensi.

Data ini digunakan untuk menghitung kapan terjadi sentuhan, dan informasi ini kemudian ditransmisikan secara real-time ke ruang operasi video. Selanjutnya informasi tersebut digabungkan dengan data pelacakan pemain dari kamera stadion untuk membantu VAR (Video Assistant Referee).

VAR adalah teknologi asisten video yang dipergunakan dalam sepak bola untuk membantu wasit utama menganalisis keputusan krusial. Sistem ini meninjau ulang tayangan ulang dari berbagai sudut kamera. Tujuannya untuk mencegah kesalahan fatal terkait gol, penalti, kartu merah langsung, dan kesalahan identifikasi pemain.

Teknologi ini mendukung sistem offside semi-otomatis dengan mengidentifikasi secara tepat titik kontak bola. Momen tepat tersebut terjadi, ketika pemain melakukan kontak dengan bola – untuk memungkinkan penentuan offside yang lebih cepat dan akurat. Teknologi ini juga membantu menganalisis insiden lain, seperti handball atau penalti, dengan menyediakan data sentuhan yang detail.

Bagaimana cara pengujiannya?

Serangkaian uji coba stadion dilakukan antara tahun 2020 dan 2022 untuk memastikan keakuratan data bola yang terhubung dan integrasi yang lancar dengan sistem VAR. Kini, sebelum dimulainya kompetisi FIFA apa pun, tim Inovasi FIFA menjalankan serangkaian tes dan protokol ketat dengan semua penyedia teknologi.

Tujuannya untuk memastikan bahwa bola yang terhubung berfungsi secara optimal. Dan memfasilitasi keputusan wasit yang lebih akurat selama pertandingan.

Tugas dan Fungsi Chip dalam Bola Piala Dunia 2026

1. Menentukan titik sentuhan bola secara presisi

Fungsi utama chip adalah mendeteksi kapan tepatnya seorang pemain menyentuh bola saat melakukan umpan. Dalam kasus offside yang sangat tipis, sepersekian detik dapat menentukan apakah pemain berada dalam posisi offside atau tidak.

Sensor membantu VAR mengetahui momen kontak bola secara jauh lebih akurat dibanding hanya mengandalkan rekaman video.

2. Mendukung teknologi semi-automated offside

Data dari chip dikombinasikan dengan kamera pelacak pemain di stadion untuk menghasilkan keputusan offside yang lebih cepat dan akurat. FIFA menyebut teknologi ini sebagai bagian penting dari sistem semi-automated offside.

3. Membantu identifikasi handball

Sensor mampu mengonfirmasi apakah terjadi sentuhan terhadap bola dalam situasi kontroversial. Termasuk dugaan handball yang sulit terlihat melalui tayangan ulang biasa.

4. Menyediakan data untuk VAR secara real time

Chip mengirimkan data gerakan bola langsung ke sistem VAR. Sehingga, wasit video memperoleh informasi tambahan saat meninjau insiden pertandingan.

5. Mendukung analisis pertandingan

Selain membantu pengambilan keputusan wasit. Data sensor dapat digunakan untuk menganalisis kecepatan tembakan, lintasan bola, dan berbagai statistik pertandingan lainnya.

Chip pada bola TRIONDA bukanlah alat untuk menentukan gol secara langsung, melainkan sensor gerak berkecepatan tinggi yang bertugas merekam setiap sentuhan dan pergerakan bola. Data tersebut dipadukan dengan kamera pelacak pemain untuk membantu VAR. Hal ini untuk mempercepat keputusan offside, memverifikasi handball, dan meningkatkan akurasi pengambilan keputusan wasit sepanjang Piala Dunia 2026.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....