Pemprov Riau Perkuat Satgas Karhutla Hadapi Ancaman Kebakaran Lahan Menyebar

  • 24 Agt 2026 15:27 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus memperkuat langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah. Bersama Forkopimda dan Satgas Karhutla, Pemprov Riau melakukan pemantauan serta mengambil langkah mitigasi untuk mengendalikan kebakaran dan mencegah munculnya titik api baru.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Riau Syahrial Abdi mengatakan, Satgas Karhutla bersama Forkopimda terus mencermati perkembangan situasi di lapangan serta melakukan berbagai langkah penanganan sesuai kondisi wilayah terdampak.

“Satgas Karhutla bersama Forkopimda mencermati situasi hari ini bahwa perkembangan untuk mengambil langkah sudah kita lakukan,” ujar Syahrial, Senin 24 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, salah satu langkah yang telah dilakukan pemerintah daerah yakni penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi siswa tingkat sekolah dasar (SD) di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Pelalawan sebagai bentuk antisipasi terhadap dampak kondisi udara.

Sementara itu, untuk siswa tingkat SMA dan SMK yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi, kebijakan masih mempertimbangkan perkembangan kondisi di lapangan. Pemprov Riau tetap mengimbau masyarakat agar menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, mengurangi kegiatan di luar, memperbanyak konsumsi air putih, serta menjaga kesehatan.

Syahrial menyebutkan, penanganan karhutla masih membutuhkan perhatian bersama, terutama di wilayah yang masih terdapat aktivitas pemadaman. Salah satu daerah yang menjadi perhatian yakni Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan.

“Yang masih membutuhkan perhatian khusus yaitu daerah Kerumutan Kabupaten Pelalawan. Tim Satgas Darat sudah beraktivitas di sana dengan alat-alat yang cukup memadai,” katanya.

Selain itu, Syahrial juga menyampaikan bahwa tim Satgas terus melakukan pengawasan terhadap titik panas yang muncul di beberapa wilayah Riau. Upaya pemadaman dan pencegahan dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan kebakaran tidak meluas.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan. Menurutnya, pencegahan karhutla membutuhkan kesadaran seluruh pihak agar risiko kebakaran dapat diminimalkan.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Provinsi Riau, terutama yang melakukan pembukaan lahan, agar tidak melakukan pembakaran dalam membuka lahan,” tegas Syahrial.

Ia juga mengajak masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan selama kondisi udara belum membaik serta bersama-sama menjaga kesehatan dan lingkungan.

“Kita diharapkan tidak beraktivitas atau mengurangi aktivitas di luar ruangan, kemudian bersama-sama menggunakan masker jika beraktivitas di luar ruangan, menjaga kesehatan, dan memperbanyak minum air putih,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....