Rusak Kebun Warga, BBKSDA Riau Tangani Konflik Gajah Liar di Kampar
- 01 Jun 2026 10:44 WIB
- Pekanbaru
RRI.CO.ID, Kampar– Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau menerima laporan dari masyarakat terkait interaksi negatif antara gajah liar dan manusia di wilayah Kabupaten Kampar. Laporan tersebut menyebutkan adanya gajah liar yang memasuki kebun milik warga.
Kepala BBKSDA Riau, Supartono, mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan turun ke lapangan bersama masyarakat setempat untuk melakukan pengecekan.
"Beberapa hari yang lalu kami ke lapangan, mengecek bersama masyarakat setempat, dan benar adanya. Kami menemukan kebun semangka seluas kurang lebih 1,5 hektare yang telah dimasuki gajah liar," ujar Supartono.
Dari hasil pemantauan, petugas juga menemukan kelompok gajah liar yang berasal dari kelompok Petapahan. Lokasi keberadaan kawanan gajah tersebut berjarak sekitar 11 kilometer dari area kebun yang terdampak.
Menurut Supartono, saat ini kawanan gajah berada di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Syarif Hasyim dengan jarak sekitar 500 meter dari lokasi kebun warga.
Ia menjelaskan bahwa kebun yang terdampak berada di luar kawasan hutan, namun termasuk dalam jalur jelajah alami gajah liar.
“Posisi lokasi kebun merupakan area di luar kawasan hutan, dan memang berada di jalur jelajah gajah," katanya.
Terkait kejadian tersebut, BBKSDA Riau mengimbau masyarakat yang berada di sekitar lokasi agar segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan keberadaan gajah liar.
"Kami menghimbau kepada masyarakat yang berada di sekitar lokasi, jika menemukan keberadaan gajah agar segera melapor ke BBKSDA Riau," kata Supartono.
Ia juga mengapresiasi meningkatnya kesadaran masyarakat dalam melaporkan kemunculan satwa dilindungi tersebut sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak melakukan tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun satwa liar.
"Kami menghimbau supaya jangan melakukan tindakan-tindakan yang dapat merugikan baik masyarakat maupun gajah itu sendiri," tegasnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kerusakan akibat kejadian tersebut terjadi pada kebun semangka seluas sekitar 1,5 hektare yang sebagian tanamannya telah dimakan dan dirusak oleh gajah liar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....