Tips Memilih Menu Sahur agar Puasa Lebih Kuat dan Berenergi

  • 20 Feb 2026 22:31 WIB
  •  Pekanbaru

RRI.CO.ID, Pekanbaru - Sahur adalah waktu makan yang sangat penting selama bulan Ramadan. Makanan yang dikonsumsi saat sahur akan menjadi sumber energi utama bagi tubuh untuk beraktivitas sepanjang hari. Oleh karena itu, memilih menu sahur tidak boleh sembarangan. Sahur yang tepat akan membantu menjaga stamina, mencegah rasa lemas, serta mengurangi rasa haus saat berpuasa.

Mengapa Menu Sahur Harus Diperhatikan?

Banyak orang hanya fokus pada makanan berbuka, padahal sahur memiliki peran yang lebih penting dalam menjaga energi tubuh kita saat berpuasa. Jika menu sahur tidak seimbang, tubuh akan cepat merasa lemas, sulit berkonsentrasi, dan lebih mudah mengalami dehidrasi. Dengan memilih makanan yang tepat, puasa dapat dijalani dengan lebih nyaman dan produktif. Dilansir dari laman kemenkes.go.id inilah beberapa rekomendasi pilihan menu sahur yang bisa anda coba :

  1. Pilih Karbohidrat Kompleks

Karbohidrat merupakan sumber energi utama tubuh. Namun, tidak semua karbohidrat memiliki efek yang sama. Saat sahur, pilih karbohidrat kompleks seperti: Nasi merah, Oatmeal, Roti gandum, Kentang rebus dan Ubi.

Karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat oleh tubuh kita sehingga energi yang dihasilkan bertahan lebih lama. Hal ini membantu tubuh tetap bertenaga hingga waktu berbuka. Sebaliknya, hindari karbohidrat sederhana seperti makanan manis berlebihan karena dapat menyebabkan energi cepat naik lalu turun, sehingga tubuh lebih cepat merasa lemas.

  1. Tambahkan Protein agar Kenyang Lebih Lama

Protein membantu menjaga rasa kenyang lebih lama serta mempertahankan massa otot. Menu sahur yang mengandung protein membuat tubuh tidak mudah lapar.

Sumber protein yang baik untuk sahur antara lain: Telur, Ayam tanpa lemak, Ikan, Tempe dan tahu, Susu atau yogurt. Kombinasi karbohidrat kompleks dan protein akan membuat energi lebih stabil sepanjang hari.

  1. Konsumsi Sayur dan Buah

Serat dari sayur dan buah membantu memperlambat proses pencernaan sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama. Selain itu, sayur dan buah juga mengandung vitamin dan mineral yang penting untuk menjaga daya tahan tubuh. Buah yang mengandung banyak air seperti semangka, melon, dan jeruk juga membantu menjaga hidrasi tubuh.

  1. Perhatikan Asupan Cairan

Dehidrasi menjadi salah satu penyebab utama tubuh terasa lemas saat puasa. Oleh karena itu, pastikan minum air putih yang cukup saat sahur. Hindari minuman berkafein seperti kopi dan teh berlebihan karena dapat meningkatkan pengeluaran cairan dari tubuh. Gunakan pola minum yang teratur sejak berbuka hingga sahur agar kebutuhan cairan tubuh kita terpenuhi.

  1. Hindari Makanan Terlalu Asin dan Berminyak

Makanan yang terlalu asin dapat memicu rasa haus lebih cepat. Sementara itu, makanan yang berminyak dan digoreng berlebihan dapat membuat pencernaan lebih berat dan menyebabkan rasa kantuk.

  1. Jangan Lewatkan Sahur

Sebagian orang melewatkan sahur karena sulit bangun atau merasa tidak lapar. Padahal, melewatkan sahur dapat membuat tubuh kekurangan energi dan meningkatkan risiko dehidrasi. Meskipun hanya makan dalam porsi kecil, sahur tetap penting untuk menjaga stamina.

  1. Atur Porsi Makan

Sahur bukan berarti makan dalam jumlah berlebihan. Porsi yang terlalu banyak justru membuat tubuh terasa tidak nyaman dan mengantuk. Makanlah secukupnya dengan komposisi gizi seimbang.Gunakan prinsip:

  • 1/3 karbohidrat
  • 1/3 protein
  • 1/3 sayur dan buah

Kesimpulan

Memilih menu sahur yang tepat sangat penting untuk menjaga energi selama puasa. Kombinasi karbohidrat kompleks, protein, serat, dan cairan yang cukup akan membantu tubuh tetap kuat dan tidak mudah lemas. Hindari makanan yang terlalu manis, asin, dan berminyak, serta jangan melewatkan sahur.

Dengan menu sahur yang seimbang, puasa dapat dijalani dengan lebih nyaman, aktivitas tetap lancar, dan ibadah menjadi lebih optimal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....