DLH Kota Palu Sediakan Layanan Khusus Laporan Penebangan Pohon

  • 02 Okt 2026 14:19 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu siapkan kanal informasi khusus layanan penebangan pohon. Layanan ini dibuka agar masyarakat dapat menyampaikan permohonan penanganan pohon secara cepat dan terintegrasi.

Kepala DLH Kota Palu, Muhammad Arif, menuturkan saat ini pihaknya menyiapkan tautan daring, Lapor Pohon, yang dapat diakzes masyarakat secara mandiri. Selain akses digital, masyarakat juga tetap dapat melapor secara konvensional dengan membawa surat permohonan atau datang langsung ke Kantor DLH Kota Palu.

"Sebenarnya kita punya link ya. Kalau berkaitan dengan layanan-layanan penebangan, bisa datang langsung ke kantor, bisa juga kemudian mengisi link Lapor Pohon," kata Arif saat ditemui usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi C DPRD Kota Palu dan PLN di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Palu, Kamis 1 Oktober 2026.

Meski demikian, ia menegaskan penebangan atau pemangkasan tersebut tidak serta merta dieksekusi setelah menerima laporan dari warga. Petugas teknis akan diterjunkan terlebih dahulu untuk mengidentifikasi kelayakan pohon yang dilaporkan.

"Kita akan lakukan identifikasi dulu baru kemudian kita akan melihat kelayakannya layak untuk tidaknya untuk kemudian itu di dilakukan penebangan atau pemangkasan saja," tuturnya.

Selain idenfitikasi, Arif juga menuturkan adanya regulasi yang harus dipatuhi dalam penebangan pohon. Ia tidak ingin masyarakat "panik pohon" akibat adanya pohon yang dinilai sudah cukup tinggi.

"Beberapa kejadian kemarin akhirnya jadi panik pohon. Saya sebutnya panik pohon. Jadi, asal ada pohon tinggi sedikit takut minta ditebang. Nah, itu tidak bisa juga seperti itu," tuturnya.

Pembkaan kanal tersebut merupakan upaya DLH Kota Palu dalam menjaga kebersihan dan estetika kota. Penerapan metode pemangkasan yang tepat diharapkan mampu menjaga keindahan kota sekaligus memastikan kondisi pohon tetap sehat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....