Sulteng Perkuat Kolaborasi Percepatan Program Asta Cita Presiden Prabowo

  • 30 Sep 2026 15:07 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Realisasi pembangunan rumah melalui Program Tiga Juta Rumah di Sulawesi Tengah baru mencapai 119 unit dari target 8.750 unit. Kondisi tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pelaksanaan Asta Cita Presiden melalui Program Tiga Juta Rumah di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tengah, Senin, 28 September 2026.

Gubernur Sulawesi Tengah mengatakan percepatan pembangunan rumah masih membutuhkan kerja bersama pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota. Menurutnya, capaian 119 unit dari target yang ditetapkan menunjukkan masih terdapat sejumlah kendala yang perlu segera ditangani.

“Alhamdulillah progresnya memang masih perlahan-lahan. Dari target 8.750 unit, yang selesai sampai bulan kemarin baru 119 unit. Ini tentu menjadi pekerjaan keras bagi kita semua karena masih banyak keterbatasan yang dihadapi di daerah,” ucap gubernur.

Sejumlah kendala yang dibahas dalam rapat meliputi penyediaan lahan, administrasi penerima bantuan, hingga mekanisme penyaluran bantuan perumahan. Pemerintah kabupaten dan kota diminta mengambil peran untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan tersebut.

Gubernur juga meminta percepatan pembukaan rekening penerima bantuan melalui Bank Sulteng agar penyaluran bantuan dapat dilakukan lebih efektif. Dukungan pemerintah daerah, khususnya dalam penyediaan lahan, dinilai menjadi bagian penting dalam mempercepat pembangunan rumah.

“Kalau bisa pembukaan rekening bagi penerima bantuan dipercepat sehingga proses penyaluran dapat dilakukan dalam satu kali tahapan. Dukungan dari pemerintah kabupaten dan kota sangat kami harapkan, terutama terkait penyediaan lahan pembangunan,” ujar gubernur.

Selain mengejar target pembangunan rumah, rapat tersebut membahas penanganan rumah tidak layak huni atau RTLH sebagai bagian dari upaya pengentasan kemiskinan di Sulawesi Tengah. Pemerintah daerah menilai kondisi hunian masyarakat perlu menjadi salah satu perhatian dalam penyusunan program pembangunan.

“Saya sudah mencoba membuka data dan mencari penyebab kemiskinan tertinggi di Sulawesi Tengah. Ternyata kuncinya ada pada rumah tidak layak huni. Jadi, sebesar apa pun program yang kita buat, kalau RTLH tidak kita tangani, angka kemiskinan tidak akan turun,” ujar gubernur.

Penanganan RTLH kemudian diarahkan menjadi salah satu prioritas pembangunan pada 2027. Para bupati dan wali kota di Sulawesi Tengah telah menyatakan komitmen untuk memasukkan penanganan RTLH sebagai bagian dari agenda pembangunan di daerah masing-masing.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menargetkan pembangunan sekitar 1.000 unit rumah yang akan diarahkan kepada daerah dengan tingkat kemiskinan tertinggi. Pelaksanaannya akan dilakukan melalui kolaborasi pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota.

Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin turut menghadiri rapat koordinasi tersebut sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Palu mendukung percepatan penyediaan hunian layak bagi masyarakat. Forum tersebut juga menjadi ruang koordinasi untuk menyelaraskan dukungan pemerintah daerah terhadap pelaksanaan Program Tiga Juta Rumah.

Percepatan pembangunan hunian layak diharapkan dapat membantu penanganan rumah tidak layak huni sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. Kolaborasi lintas pemerintah daerah juga diperlukan agar target pembangunan perumahan dapat direalisasikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....