Pemprov Sulteng Perkuat Kolaborasi BPJS Kesehatan melalui Berani Sehat

  • 21 Sep 2026 20:49 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah terus memperkuat kerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk memastikan masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang mudah dan cepat melalui Program Berani Sehat. Penguatan kolaborasi tersebut dibahas dalam Forum Komunikasi dan Kemitraan Pemangku Kepentingan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Provinsi Sulawesi Tengah di Ruang Rapat Polibu Kantor Gubernur, Senin 21 September 2026.

Wakil Gubernur Sulawesi Tengah dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., mengatakan kolaborasi dengan BPJS Kesehatan penting untuk memastikan program kesehatan pemerintah memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk menyamakan kembali persepsi kita dalam pelayanan kesehatan, khususnya kerja sama dengan BPJS Kesehatan melalui Program Berani Sehat,” ujar Reny.

Hingga saat ini, sekitar 217 ribu masyarakat Sulawesi Tengah telah menikmati manfaat Program Berani Sehat. Reny menjelaskan, program tersebut didukung aplikasi SeHati yang terintegrasi dengan BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan, Dukcapil dan Dinas Sosial untuk mempercepat verifikasi masyarakat yang mengalami kendala status kepesertaan.

“Aplikasi SeHati ini terintegrasi dengan BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan, Dukcapil dan Dinas Sosial. Ini yang harus kita terus perkuat supaya masyarakat yang membutuhkan pelayanan tidak terhambat karena persoalan administrasi,” jelasnya.

Reny juga meminta pemerintah kabupaten dan kota memperbarui data masyarakat secara berkala untuk memastikan penerima intervensi jaminan kesehatan tepat sasaran dan menghindari data ganda. Pada 2026, Pemprov Sulteng mengalokasikan sekitar Rp121 miliar untuk pembiayaan kepesertaan BPJS Kesehatan, sementara dukungan pembiayaan bagi masyarakat yang membutuhkan pada 2025 mencapai sekitar Rp68 miliar.

“Pemerintah provinsi hadir untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan tetap mendapatkan pelayanan kesehatan. Kita bekerja untuk rakyat Sulawesi Tengah,” kata Reny.

Menurut Reny, kerja sama pemerintah daerah dan BPJS Kesehatan tidak hanya berfokus pada pemenuhan kepesertaan, tetapi juga peningkatan kualitas dan kemudahan pelayanan kesehatan.

“Apapun masalah dan tantangannya, mari kita hadapi bersama. Yang paling penting adalah masyarakat Sulawesi Tengah mendapatkan pelayanan kesehatan yang baik,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....