Jalan Nasional Tompira-Keuno Diperbaiki Gunakan Dana CSR Perusahaan Rp7,15 Miliar

  • 12 Sep 2026 13:25 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Morowali Utara - Jalan nasional ruas Tompira-Keuno sepanjang 848 meter di Desa Bungintimbe, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah, diperbaiki menggunakan konstruksi beton rigid melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR. Pekerjaan yang menelan biaya Rp7,15 miliar tersebut merupakan kolaborasi PT Stardust Estate Investment (SEI) bersama sejumlah perusahaan tenant dengan dukungan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tengah.

Peresmian dan serah terima pekerjaan dilaksanakan Selasa, 8 September 2026, dihadiri Wakil Bupati Morowali Utara H. Djira K. yang mewakili Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi. Perbaikan dilakukan pada ruas jalan dengan lebar enam meter dan ketebalan beton 25 sentimeter.

Direktur PT SEI Chen Jie mengatakan, seluruh kebutuhan pekerjaan, mulai dari peralatan, material hingga tenaga kerja, disediakan melalui program CSR perusahaan bersama para tenant.

“Pekerjaan rigid beton sepanjang 848 meter ini kami laksanakan dalam bentuk CSR, dengan menyediakan seluruh peralatan, material, dan tenaga kerja yang dibutuhkan,” kata Chen Jie.

Pekerjaan tersebut mulai direncanakan pada April 2025 atas inisiatif BPJN Sulawesi Tengah selaku pemilik jalan. Setelah melalui proses administrasi dan koordinasi, pelaksanaan dimulai pada Februari 2026 dan rampung pada Juni 2026 dengan mengikuti spesifikasi teknis yang ditetapkan BPJN.

Total biaya yang dikeluarkan mencapai Rp7.150.534.743. Nilai tersebut mencakup penyediaan peralatan, material, dan tenaga kerja selama pelaksanaan pekerjaan.

Chen menjelaskan, pelaksanaan pekerjaan menghadapi kendala karena ruas jalan relatif sempit dan menjadi jalur nasional yang menghubungkan wilayah antarkabupaten hingga antarprovinsi. Namun, koordinasi antara perusahaan, pemerintah, BPJN, dan pihak terkait memungkinkan pekerjaan diselesaikan.

Kontribusi perusahaan terhadap perbaikan jalan nasional di Bungintimbe juga telah dilakukan sebelumnya. Pada November 2023, perusahaan mengerjakan beton sepanjang 128 meter, dilanjutkan pengaspalan sepanjang 563 meter pada Agustus 2024 dan dukungan alat berat untuk pembenahan jalan pada Maret 2025.

“Semoga hasil pekerjaan yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat dan seluruh pengguna jalan di Desa Bungintimbe,” ujar Chen.

Wakil Bupati Morowali Utara H. Djira K. mengapresiasi kontribusi PT SEI bersama PT Gunbuster Nickel Industry (GNI), PT Nadesico Nickel Industry (NNI), dan PT Satya Amerta Havenport (SAH) dalam mendukung perbaikan infrastruktur jalan.

Menurut Djira, kondisi jalan sebelumnya yang berlubang dan berlumpur mengganggu mobilitas masyarakat sekaligus meningkatkan risiko kecelakaan.

“Jalan merupakan sarana transportasi yang sangat vital. Kita bisa merasakan betapa sulitnya ketika jalan berlubang, berlumpur, dan memiliki potensi kecelakaan yang besar. Hari ini kondisinya sudah jauh berbeda dan jauh lebih baik,” kata Djira.

Ia menilai keterlibatan dunia usaha menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah karena pemerintah tidak dapat memenuhi seluruh kebutuhan infrastruktur hanya dengan mengandalkan anggaran daerah.

“Anggaran Rp7 miliar adalah angka yang sangat besar bagi daerah. Kalau pemerintah daerah yang membangun sendiri, tentu akan ada kebutuhan lain yang harus dikorbankan,” ujarnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 4.3 Provinsi Sulawesi Tengah Stenly Arthur Massie yang mewakili Kepala BPJN Sulawesi Tengah mengatakan, BPJN berperan melakukan pengawasan agar pekerjaan yang dibiayai perusahaan tersebut memenuhi ketentuan teknis dan koridor hukum.

“Ini adalah CSR, tanggung jawab moral perusahaan. Pekerjaannya dibiayai dan dikerjakan oleh perusahaan, sementara kami melakukan pengawasan,” kata Stenly.

Menurut Stenly, kolaborasi tersebut perlu terus dikembangkan karena jalan nasional memiliki fungsi strategis dalam mendukung konektivitas antarkabupaten, antarkota hingga antarprovinsi. BPJN juga akan melanjutkan penanganan sejumlah ruas di sekitar lokasi melalui pekerjaan pengaspalan dan perbaikan agar jalan tetap fungsional.

Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BPJN, dan pelaku usaha dapat terus berlanjut, termasuk dalam mendukung pembangunan sosial, ekonomi, dan lingkungan di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Pemerintah daerah berharap perbaikan jalan tersebut tidak hanya meningkatkan kelancaran mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung distribusi barang dan aktivitas ekonomi di Morowali Utara. Masyarakat juga diminta ikut menjaga dan memelihara jalan yang telah diperbaiki agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....