Rektor Untad Lepas Kontingen Peksiminas dan Karate ke Ajang Nasional

  • 05 Sep 2026 06:34 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Rektor Universitas Tadulako (Untad) melepas kontingen mahasiswa yang akan mewakili kampus dan Sulawesi Tengah pada dua ajang tingkat nasional. Pelepasan berlangsung di Ruang Rapat Rektor Untad, Kamis, 3 September 2026.

Sebanyak 21 mahasiswa diberangkatkan untuk mengikuti dua kompetisi berbeda. Sebanyak 15 mahasiswa akan berlaga pada 13 cabang lomba dalam Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) di Jember, Jawa Timur.

Sementara itu, enam mahasiswa bersama seorang pelatih akan mengikuti Invitasi Cabang Olahraga Bela Diri Mahasiswa Tingkat Nasional 2026 di Jakarta. Kegiatan tersebut diselenggarakan Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta bekerja sama dengan organisasi olahraga mahasiswa.

Pelepasan kontingen turut dihadiri Ketua Badan Pembina Seni Mahasiswa Indonesia (BPSMI) Sulawesi Tengah, drg. Hj. Lutfiah Sahabuddin, M.K.M., serta Ketua Tim Rombongan, Dr. Vita Yanti Fattah, S.E., M.Si.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Untad, Dr. Ir. Sagaf, M.P., berharap para mahasiswa dapat menampilkan kemampuan terbaik dan membawa prestasi bagi Universitas Tadulako. Menurutnya, ajang nasional menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan sekaligus memperluas pengalaman.

Sementara itu, Rektor Untad, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., menekankan pentingnya menjaga karakter, integritas, dan nama baik almamater selama mengikuti kompetisi.

“Sebagai duta Sulawesi Tengah dan Untad, saya minta selalu jaga nama baik daerah dan almamater. Kita harus santun, disiplin, berintegritas, dan membanggakan,” ujar Amar.

Ia mengingatkan para peserta untuk bertanding tanpa beban dan berani menampilkan seluruh potensi yang dimiliki. Menurutnya, prestasi akan diraih apabila peserta mampu memberikan penampilan terbaik.

“Kuncinya, jangan pernah malu untuk berprestasi. Tampilkan kemampuan terbaik Anda dan tidak usah selalu berpikir harus jadi juara. Kalau kita tampilkan yang terbaik, juara itu sendiri pasti akan mengikuti,” katanya.

Rektor juga meminta peserta Peksiminas memanfaatkan ajang tersebut untuk memperkenalkan budaya dan kearifan lokal Sulawesi Tengah di tingkat nasional. Sementara kepada atlet karate, ia berpesan agar menjaga fokus, teknik, dan keselamatan selama bertanding.

Selain itu, Amar mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan kekompakan selama mengikuti kegiatan. Menurutnya, kondisi fisik yang prima menjadi faktor penting untuk menunjang performa dalam kompetisi.

“Selalu junjung tinggi sportivitas. Hormati peserta lain, juri, dan wasit. Menanglah dengan hormat, dan jika harus kalah, kalahlah dengan bermartabat,” pungkasnya.

Melalui keikutsertaan dalam ajang nasional tersebut, Untad berharap para mahasiswa dapat mengharumkan nama kampus dan Sulawesi Tengah, sekaligus membawa pulang pengalaman yang bermanfaat bagi pengembangan diri dan prestasi di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....