Orasi Ilmiah di Wisuda Untad, Mentan RI : Jadilah Pembuka Lapangan Kerja

  • 20 Agt 2026 15:08 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Memperingati momen Dies Natalis ke-45 yang dirangkaikan dengan wisuda ke-138 menjadi momentum bagi lulusan Untad dalam mendengarkan dan tanya jawab bersama menteri Pertanian Republik Indonesia yang dikemas dalam rapat senat terbuka luar biasa. Rapat senat terbuka tersebut dibuka oleh Ketua Senat Untad Prof. Dr. Djayani Nurdin, juga dihadiri sejumlah pimpinan Forkompimda Sulteng diantaranya Pangdam XXIII Palaka Wira, Kapolda dan Gubernur Sulawesi Tengah yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sulawesi Tengah.

Menteri Pertanian RI Dr. Ir. Andi Amran Sulaiman, Kamis, 20 Agustus 2026, mengatakan Wisuda menjadi momen bahagia tidak hanya bagi mahasiswa tetapi orang tua yang telah berjerih lelah dalam memastikan anaknya bisa menyelesaikan pendidikannya. Usai lulus dirinya berharap seluruh lulusan Untad tidak hanya fokus dalam mencari kerja tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja bagi orang lain.

“Anda mau sukses? Anda ini alumni. nih. Enggak usah mencari kerja, ciptakan pekerjaan, ciptakan peluang. Pasti bisa. Indonesia ini subur. Orang lain saja datang ke Indonesia numpang kaya raya,” ujarnya.

Mentan RI Andi Amran juga menekankan untuk memulai setiap usaha, generasi muda diminta untuk tidak takut gagal. Menurutnya kegagalan merupakan pondasi untuk menjadi lebih kuat dan menjadi motivasi agar semakin gigi berjuang.

“Masalahnya, anak-anakku biasanya adalah tidak mau berproses tapi mau sukses. Enggak mungkin, kalau mau sukses siapkan gagal 5 tahun, 10 tahun. Harus gagal, pondasi sukses adalah gagal dan penderitaan. Ini tidak mau menderita tapi mau sukses. Nah, yang tidak dipelajari di kampus biasanya adalah gagal,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Ir. Amar ST,MT mengatakan selama 45 tahun Untad terus berupaya memberikan dampak bagi pembangunan tidak hanya di Sulawesi Tengah tetapi juga bagi Indonesia. Ditambahkan kehadiran Menteri Pertanian diharapkan dapat menjadi pemantik semangat generasi muda khususnya lulusan Untad agar lebih berdampak.

Rektor menambahkan berbagai pesan yang disampaikan Menteri Pertanian bagi seluruh Wisudawan menjadi ilmu baru serta diharapkan membuka wawasan setiap lulusan Untad untuk lebih berani dalam mengambil langkah perubahan yang memberi dampak bagi masyarakat. Ditekankan kegagalan bukan alasan untuk berhenti tetapi kegagalan adalah informasi untuk menentukan jalan yang lebih baik di dalam setiap riset yang kita lakukan.

“Mungkin saudara akan menghadapi penolakan, kegagalan, atau jalan yang tidak sesuai dengan harapan. Jangan berhenti, belajar dari kegagalan, perbaiki langkah dan terus bergerak karena dunia tidak membutuhkan lulusan yang kuat yang takut gagal. Dunia membutuhkan manusia yang berani mencoba, mau belajar, mau beradaptasi dan tetap berintegrasi selama melangkah,” kata Rektor

Dalam kesempatan tersebut Rektor juga memaparkan terkait dengan upaya Universitas Tadulako dalam mendukung berbagai program pemerintah pusat tak terkecuali Kementerian Pertanian yang konsen dalam penguatan ketahanan pangan. Diakui Untad tidak hanya fokus dalam pengembangan pendidikan tetapi juga ikut melakukan berbagai penelitian yang diyakini akan memberi dampak dapat penguatan ketahanan pangan.

“Bagi Universitas Tulako ketahanan pakan pangan bukan hanya sebuah wacana. Untad sudah bergerak. Pada tahun 2025, kami turut mengambil bagian dalam program swasembada pangan melalui penanaman jagung serentak dan pemanfaatan lahan perhutanan sosial di Kabupaten Sigi. Kegiatan tersebut mempertemukan pemerintah, aparat, mahasiswa dan masyarakat dalam satu semangat membangun kemandirian pangan dari daerah. Semangat tersebut kami lanjutkan melalui KKN kolaborasi Universitas Tadulako, Universitas Gajah Mada di Kabupaten Donggala. KKN tersebut khusus mengangkat Tema ketahanan pangan, ekonomi regeneratif, sinergi ekonomi, zero west and blue economy. Ini menunjukkan bahwa bagi UNTAD, mahasiswa bukan hanya belajar di ruang kelas mahasiswa kita belajar menyelesaikan persoalan nyata di masyarakat,” terangnya.

Kegiatan Rapat Senat Terbuka Luar Biasa dalam rangka Dies Natalis ke-45 dan Wisuda Untad ke-138 tersebut juga diisi dengan diskusi ringan antara Wisudawan, tamu undangan dengan Menteri Pertanian. Melalui diskusi tersebut Mentan Andi Amran mendorong semua pihak ikut terlibat aktif dalam mendukung ketahanan pangan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....