Program Teritorial TNI Dorong Percepatan Pembangunan di Daerah
- 20 Agt 2026 18:05 WIB
- Palu
Poin Utama
- Program teritorial TNI AD dirancang tidak hanya untuk pertahanan dan keamanan, tetapi juga untuk mempercepat pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
- Komandan Korem 132/Tadulako Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi Hidayanta menekankan bahwa program ini merupakan komitmen TNI AD untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat.
- Kegiatan program teritorial dirancang untuk mendukung program pembangunan pemerintah sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat di lapangan secara nyata.
RRI.CO.ID, Palu - Program teritorial TNI Angkatan Darat tidak hanya berkaitan dengan pertahanan dan keamanan. Lebih dari itu, juga diarahkan untuk membantu pemerintah mempercepat pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Komandan Korem 132/Tadulako, Brigjen TNI Suntara Wisnu Budi Hidayanta, mengatakan program teritorial merupakan komitmen TNI AD untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dan rakyat. Hal ini dilakukan melalui berbagai kegiatan yang mendukung program pembangunan pemerintah, serta kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Sehingga melalui kegiatan-kegiatan ini, menyentuh langsung program-program pembangunan pemerintah dan yang dibutuhkan masyarakat di lapangan,” kata Suntara dalam perbincangan Podcast Bersama RRI beberapa Waktu lalu.
Menurut Suntara, program tersebut juga bertujuan memperkuat ketahanan nasional seperti membantu mengatasi hambatan pembangunan infrastruktur, sehingga daerah dapat berkembang lebih baik dan cepat. Sekaligus meningkatkan semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kerja sama masyarakat.
Selain itu, pembangunan jembatan menjadi salah satu prioritas karena dinilai sebagai infrastruktur vital yang membuka akses masyarakat menuju pelayanan public dan berbagai aktivitas lainnya. Karena itu, TNI membantu mempercepat pembangunan jembatan di sejumlah titik yang belum dapat terlaksana secara optimal.
“Jembatan ini diperlukan untuk akses masyarakat menuju sentra-sentra yang sangat utama di pemerintahan, layanan publik, sentra-sentra ekonomi, pendidikan ataupun kegiatan-kegiatan lain,” ujar Suntara.
Selain jembatan, TNI melalui program Manunggal Air membantu menyediakan akses air bersih bagi masyarakat. Upaya dilakukan dengan mencari sumber air, termasuk melalui sumur bor atau mengalirkan air dari sumber yang tersedia ke tempat penampungan untuk kemudian dimanfaatkan masyarakat.
Program teritorial juga mencakup pembangunan dan perbaikan rumah tidak layak huni, fasilitas umum, serta rehabilitasi sekolah. Untuk rumah tidak layak huni, TNI berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan aparat desa dalam melakukan pendataan serta verifikasi penerima manfaat.
Sementara, rehabilitasi sekolah diarahkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi generasi muda.
Dalam pelaksanaannya, TNI menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat. Salah satunya terlihat dalam pelaksanaan TMMD di Umbele, Morowali, ketika masyarakat turut membantu kegiatan pembangunan dan memberikan dukungan kepada prajurit yang bekerja hingga malam hari.
Suntara pun menegaskan, keberhasilan program teritorial membutuhkan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan. Masyarakat juga diharapkan ikut menjaga dan merawat hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
“Kami berharap masyarakat terus menjaga semangat gotong-royong dan kebersamaan, termasuk mendukung program-program pembangunan pemerintah daerah,” katanya.
Melalui program teritorial, TNI berharap pembangunan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tapi juga memperkuat ketahanan wilayah. Hal ini dinilai menjadi modal penting dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sejahtera, serta Indonesia yang lebih maju dan tangguh menuju Indonesia Emas 2045. (KA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....