Digitalisasi Bantu UMKM Perluas Pasar hingga Luar Daerah
- 20 Agt 2026 18:12 WIB
- Palu
Poin Utama
- Teknologi digital dan media sosial membuka peluang bagi UMKM untuk memperluas jangkauan pasar melampaui wilayah lokal mereka.
- Hindun Imran, pemilik New Home Product di Palu, telah memanfaatkan berbagai platform digital untuk memasarkan produknya setelah menjalankan usaha selama bertahun-tahun.
- Kehadiran produk lokal di media sosial memungkinkan konsumen dari luar daerah untuk mengenal dan membeli produk UMKM, menciptakan peluang bisnis baru.
RRI.CO.ID, Palu - Pemanfaatan teknologi digital semakin membuka peluang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperluas pasar. Kehadiran media sosial memungkinkan produk lokal tidak hanya dikenal konsumen di sekitar tempat usaha, tapi juga menjangkau pelanggan dari luar daerah.
Kondisi tersebut dirasakan Hindun Imran, Owner New Home Product di Kota Palu. Setelah menjalankan usaha selama bertahun-tahun, Hindun kini memanfaatkan berbagai platform digital untuk memasarkan produk yang dihasilkannya.
WhatsApp, Facebook, Instagram, dan TikTok menjadi sejumlah kanal yang digunakan untuk memperkenalkan produk, sekaligus berkomunikasi dengan calon pembeli. Bagi Hindun, penggunaan media sosial telah mengubah cara pemasaran yang sebelumnya lebih banyak mengandalkan penjualan secara konvensional.
Menurutnya, kehadiran media sosial memberikan dampak yang cukup besar terhadap perkembangan pesanan. Terutama, karena produk dapat diperkenalkan kepada konsumen yang berada di luar wilayah Palu.
“Sangat-sangat berpengaruh, karena itu yang membantu kita mendapat orderan di luar daerah kita,” ucap Hindun dalam perbincangan bersama RRI beberapa waktu lalu.
Selain melayani pembeli secara langsung, ia menyebut jaringan digital juga dimanfaatkan Hindun untuk membangun hubungan dengan reseller di luar daerah. Beberapa orang turut membantu memasarkan produk New Home Product melalui jejaring yang mereka miliki.
“Jadi saya punya beberapa orang yang di luar daerah yang bantu menjualkan, memasarkan produk saya ini juga” kata Hindun.
Baginya, semua platform memiliki peran dalam pemasaran, namun pemanfaatannya perlu dilakukan secara konsisten agar peluang mendapatkan pelanggan semakin besar.
Pemanfaatan teknologi digital juga membuka kesempatan bagi New Home Product menerima pesanan dari konsumen di luar daerah. Produk yang dipasarkan, seperti madu, minuman, hingga produk herbal, dapat dipesan melalui komunikasi digital kemudian dikirim kepada konsumen sesuai permintaan.
Pengalaman tersebut menunjukkan, digitalisasi tidak hanya menjadi sarana promosi bagi UMKM. Namun, juga dapat menjadi jembatan untuk mempertemukan produk lokal dengan pasar yang lebih luas.
Meski demikian, Hindun mengakui pemanfaatan media digital masih memiliki tantangan. Ia belum terbiasa membuat konten secara intensif maupun melakukan siaran langsung atau live.
Di tengah persaingan digital yang semakin ketat, ia menilai UMKM membutuhkan sumber daya manusia yang memahami teknologi untuk mendukung promosi dan pemasaran digital.
“Karena di dunia digital harus ada supaya produk kita terkenal, harus ada iklan digital, promosi berbayar dan sebagainya,” ujarnya.
Hindun berharap, pemanfaatan teknologi dapat terus membantu New Home Product berkembang. Target jangka panjangnya tidak hanya memperluas pasar di dalam negeri, tapi juga membawa produknya menembus pasar internasional. (KA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....