Mahasiswa UGM Petakan Potensi Wisata Desa Mapane Tambu

  • 13 Agt 2026 14:43 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu –Mahasiswa Universitas Gadjah Mada melalui program KKN PPM Temu Balaesang 2026 turut mendorong pengembangan potensi pariwisata di Desa Mapane Tambu, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.

Koordinator Mahasiswa Klaster Saintek, Raafi Arrizal Syahid, mengatakan Desa Mapane Tambu memiliki sedikitnya empat potensi wisata yang dapat dikembangkan, yakni kawasan hutan mangrove, kolam air panas, konservasi penyu, dan transplantasi terumbu karang.

“Di Mapane Tambu setidaknya ada empat potensi pariwisata, yaitu hutan mangrove, kawasan kolam air panas, konservasi penyu, dan transplantasi terumbu karang,” ujar Raafi kepada RRI Rabu 12 Agustus 2026.

Menurut Raafi, potensi tersebut menjadi salah satu dasar bagi mahasiswa untuk menyusun modul kawasan wisata yang dapat membantu memperkenalkan berbagai destinasi sekaligus memberikan gambaran mengenai potensi wisata yang dimiliki Desa Mapane Tambu.

Dalam pelaksanaan program tersebut, mahasiswa juga mendapat dukungan dari Kelompok Sadar Wisata Sintuvu yang selama ini terlibat dalam pengelolaan dan pengembangan potensi wisata di Desa Mapane Tambu.

Raafi menjelaskan, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam penyusunan program karena pengembangan wisata tidak cukup hanya mengandalkan potensi alam, tetapi juga membutuhkan pengelolaan dan keterlibatan masyarakat setempat.

Ia berharap modul kawasan wisata yang disusun selama pelaksanaan KKN dapat menjadi salah satu bahan yang bermanfaat bagi masyarakat dan pengelola wisata dalam memperkenalkan potensi Desa Mapane Tambu kepada masyarakat yang lebih luas.

Program tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKN PPM Temu Balaesang 2026 untuk mengembangkan potensi lokal sekaligus mendorong pengelolaan wisata yang berbasis masyarakat dan tetap memperhatikan aspek konservasi lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....