Bupati Morut Pastikan Jalan Lemo-Salubiro Jadi Prioritas

  • 08 Agt 2026 13:58 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Morowali Utara - Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, memastikan penanganan ruas jalan yang menghubungkan Desa Lemo dan Desa Salubiro, Kecamatan Bungku Utara, menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Hal itu disampaikan setelah meninjau langsung kondisi jalan yang terdampak longsor, Jumat, 7 Agustus 2026.

Delis mengatakan kondisi jalan membutuhkan penanganan segera karena menjadi akses utama masyarakat untuk memenuhi berbagai kebutuhan dasar. Akses tersebut juga berperan penting dalam distribusi bahan pokok, pelayanan kesehatan, pendidikan, serta mobilitas masyarakat.

"Ini bukan hanya soal transportasi untuk mengangkut logistik atau sembako, tetapi juga menyangkut kesehatan, pendidikan, dan kehidupan masyarakat. Karena itu, ini menjadi PR pemerintah dan tugas saya untuk mencarikan solusinya," ujar Delis.

Untuk menjangkau wilayah terdampak, Delis bersama rombongan menggunakan helikopter yang didukung Pertamina EP Matindok. Akses darat menuju Desa Lemo dan Desa Salubiro masih mengalami kendala akibat sejumlah titik jalan rusak dan terdampak longsor.

Dalam kunjungan tersebut, Delis juga menyerahkan bantuan bahan kebutuhan pokok kepada masyarakat terdampak bencana. Bantuan diterima Kepala Desa Lemo untuk selanjutnya disalurkan kepada warga terdampak di Desa Lemo dan Desa Salubiro.

Bantuan tersebut berasal dari Pemerintah Kabupaten Morowali Utara, Febriyanthi Hongkiriwang, PT COR, dan PT Indo Mineral Mining. Bantuan berupa beras, mi instan, minyak goreng, ikan asin, dan air mineral.

"Bantuan ini memang tidak mencukupi, tetapi paling tidak bisa meringankan beban masyarakat. Bagaimana caranya bantuan yang ada ini bisa dibagikan secara bertahap dan merata sehingga dapat dinikmati seluruh warga," katanya.

Selain bantuan kebutuhan pokok, sejumlah perusahaan turut mendukung penanganan kondisi di lapangan, diantaranya PT Kurnia Luwuk Sejati menurunkan satu unit excavator PC 200 dan menyiapkan tambahan satu unit bulldozer untuk membantu penanganan jalan. Selain itu Pertamina EP Matindok juga mendukung mobilisasi bantuan dan logistik menggunakan helikopter, sedangkan PT CAS menyediakan satu unit jonder untuk mendukung mobilisasi logistik di wilayah terdampak.

Delis menjelaskan, Pemkab Morowali Utara sebelumnya telah mengalokasikan anggaran untuk penanganan ruas jalan tersebut. Namun, rencana pembangunan menghadapi kendala akibat penyesuaian anggaran pemerintah pusat yang berdampak terhadap sejumlah proyek daerah.

Karena itu, Pemkab Morowali Utara bersama DPRD mencari alternatif pembiayaan agar penanganan akses tersebut tetap dapat dilakukan. Delis menegaskan persoalan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan penanganan kebutuhan masyarakat yang bersifat mendesak.

"Kalau mengandalkan uang yang ada sekarang, tidak ada. Karena itu saya bersama DPRD sudah mencari solusi, termasuk mencari sumber pembiayaan lain untuk menanggulangi anggaran-anggaran yang mendesak. Jalan ini menjadi salah satu skala prioritas," ujarnya.

Delis meminta Dinas PUPR bersama BPBD Morowali Utara melakukan pemetaan serta menghitung kebutuhan penanganan secara menyeluruh. Penanganan darurat pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan parah juga telah dilakukan dengan dukungan alat berat dari perusahaan dan BPBD.

"Alat sudah mulai bekerja. Kita kerjakan dulu titik-titik yang paling rusak sambil menghitung kebutuhan anggaran secara keseluruhan. Setelah itu kita duduk bersama DPRD untuk mencari solusi," katanya.

Menurut Delis, penanganan jalan tidak cukup dilakukan secara darurat, tetapi harus disiapkan untuk jangka panjang. Pemerintah akan mengevaluasi kebutuhan teknis, termasuk kemungkinan pembangunan drainase untuk mengurangi risiko kerusakan akibat aliran air saat musim hujan.

Penanganan dampak bencana di Desa Lemo dan Desa Salubiro dilakukan melalui kolaborasi pemerintah daerah, masyarakat, dan sejumlah perusahaan yang beroperasi di wilayah sekitar. Kolaborasi tersebut dinilai penting mengingat kondisi geografis dan sulitnya akses menuju wilayah terdampak.

Bupati Delis memastikan pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan penanganan di lapangan dan kembali meninjau kondisi ruas jalan setelah pekerjaan berjalan.

"Ini tugas pemerintah. PR saya adalah mencarikan solusi atas masalah yang ada. Saya mohon doa masyarakat supaya ada jalan keluar dan pekerjaan ini bisa berjalan dengan baik dan lancar," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....