Ketua TP-PKK Palu Promosikan Kriyawastra Daun Kelor di BTN Indonesia Fashion Week

  • 03 Agt 2026 11:57 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Jakarta – Ketua TP-PKK sekaligus Ketua Dekranasda Kota Palu, Diah Puspita, menjadi narasumber dalam BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 di Jakarta, Sabtu, 1 Agustus 2026. Dalam kesempatan itu, Diah memperkenalkan Kriyawastra Daun Kelor sebagai wastra khas Kota Palu yang dikembangkan untuk memperkuat identitas budaya dan ekonomi kreatif daerah.

Talkshow tersebut mengusung tema "Merajut Identitas, Menenun Masa Depan: Kisah Transformasi Kriyawastra Daun Kelor Palu". Kegiatan itu membahas perjalanan pengembangan wastra khas Kota Palu sebagai bagian dari pelestarian budaya sekaligus penguatan sektor ekonomi kreatif.

Diah mengaku bersyukur mendapat kesempatan menjadi narasumber dalam ajang fesyen berskala nasional tersebut. Menurutnya, partisipasi Kota Palu di Indonesia Fashion Week menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi kriya daerah kepada masyarakat yang lebih luas.

"Alhamdulillah, hari ini saya berkesempatan menjadi narasumber dalam Talkshow BTN Indonesia Fashion Week 2026," ujarnya.

Dalam sesi tersebut, Diah mengenakan busana bertema "Ulos Simetria" yang memadukan kain Ulos dengan Tenun Palu Kriyawastra Daun Kelor. Ia mengatakan perpaduan itu menggambarkan bahwa setiap wastra Nusantara memiliki karakter dan identitas masing-masing, namun tetap dapat berpadu secara harmonis.

Menurut Diah, setiap kain tradisional tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga menyimpan filosofi, sejarah, dan dedikasi para perajin yang menjaga warisan budaya dari generasi ke generasi. Karena itu, keberadaan wastra tradisional perlu terus dilestarikan dan dikembangkan.

"Bagi saya, setiap helai kain bukan sekadar karya, tetapi juga menyimpan cerita, nilai budaya, dan dedikasi para perajin yang patut kita apresiasi," katanya.

Diah berharap keikutsertaan Kota Palu dalam Indonesia Fashion Week 2026 dapat meningkatkan pengenalan Kriyawastra Daun Kelor di tingkat nasional maupun internasional. Selain menjadi media promosi budaya, ajang tersebut diharapkan membuka peluang bagi perajin lokal untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing produk.

Sebagai Ketua Dekranasda Kota Palu, Diah menegaskan komitmennya untuk terus mendorong inovasi dalam pengembangan kriya daerah. Menurutnya, penguatan industri kreatif berbasis kearifan lokal diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM dan perajin di Kota Palu.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....