Komunitas Lokal MZW Tanam Pohon Selamatkan Ikan Endemik Sungai Saluopa

  • 31 Jul 2026 20:34 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Masyarakat Zoologi Wallacea dan sejumlah komunitas lokal di Tentena, sukses melaksanakan aksi penanaman sekitar 300 bibit pohon di sepanjang sempadan sungai Saluopa di dekat kawasan Danau Poso, Tentena.

Langkah mitigasi ini sengaja difokuskan pada area hulu hingga tebing curam dengan ketinggian mencapai 700 meter di atas permukaan laut guna mengembalikan fungsi ekologis kawasan yang mulai kritis. Intervensi lingkungan ini mendesak dilakukan menyusul berkurangnya tutupan vegetasi tepian sungai akibat pembukaan lahan pertanian oleh warga di wilayah atas.

Penurunan jumlah pohon pelindung dikhawatirkan akan merusak debit air sungai dan memicu kepunahan habitat air tawar di salah satu danau purba jantung Sulawesi tersebut. Jenis bibit pohon yang ditanam pun dipilih secara spesifik, meliputi tanaman berkayu kuat dan berbunga seperti mahoni, kayu hitam (eboni), serta nyatoh yang berfungsi sebagai tiang penyangga tanah alami.

Pemilihan jenis pohon berbunga memiliki alasan ekologis yang sangat krusial bagi kelangsungan hidup biota air setempat, khususnya ikan anasa yang merupakan satwa endemik Danau Poso. Sebagai ikan karnivor, ikan anasa sangat bergantung pada suplai makanan berupa serangga dan semut yang jatuh dari tajuk pohon ke permukaan air sungai.

"Kami berharap aksi penanaman pohon ini, bisa memastikan sumber makanan bagi biota sungai agar akan tetap terjaga," ujar Diky Dwiyanto, S.Si., M.Si Ketua Masyarakat Zoologi Wallacea selaku inisiator gerakan dari NGO lokal.

Langkah intervensi ini dinilai krusial mengingat tutupan pohon di sekitar aliran sungai Danau Poso saat ini sudah mulai banyak berkurang.

Aksi nyata di lapangan ini tidak digerakkan secara mandiri, melainkan melibatkan jejaring komunitas yang solid seperti Yayasan Pukat Tentena, komunitas Okotaka, Tida Production, hingga keterlibatan aktif warga lokal. Menariknya, pergerakan lingkungan di daerah pariwisata ini juga mendapat dukungan pendanaan global dari Mohamed bin Zayed Species Conservation Fund, sebuah lembaga donor internasional asal Uni Emirat Arab.

Ke depan, komunitas ini berkomitmen memperluas pemetaan zonasi perlindungan ikan di anak sungai lainnya serta masif mengedukasi sekolah-sekolah di Tentena demi menumbuhkan kesadaran kolektif agar manusia dan satwa endemik dapat hidup berdampingan.

Upaya berkelanjutan di Sungai Salopa ini diproyeksikan tidak hanya menyelamatkan keanekaragaman hayati secara biologis, tetapi juga mampu menopang roda ekonomi masyarakat lokal melalui sektor ekowisata jangka panjang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....