Tutup Rakerwas, Kapolda Sulteng Tekankan Manajemen Risiko Polri

  • 29 Jul 2026 15:43 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu — Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol. Nasri, secara resmi menutup kegiatan Rapat Kerja Pengawasan (Rakerwas) Itwasda T.A 2026 yang dirangkaikan dengan Bimtek Manajemen Risiko. Agenda yang berlangsung selama dua hari tersebut ditutup di Sriti Convention Hall, Palu Barat, Kota Palu, Selasa 28 Juli 2026 sore.

Kegiatan mengusung tema "Transformasi Pengawasan Guna Mengawal Akuntabilitas dan Integritas Polri serta Menyukseskan Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2026". Penutupan acara turut dihadiri Irwasda Kombes Pol. Purwanto Puji Sutan, Kepala Perwakilan BPKP Sulteng, Pejabat Utama, serta para Kapolres jajaran.

Dalam pengarahannya, Irjen Pol. Nasri menegaskan bahwa penguatan manajemen risiko merupakan langkah esensial untuk membangun organisasi kepolisian yang adaptif. Pendekatan pengawasan yang dilakukan Itwasda kini diinstruksikan bergeser ke instrumen modern dalam menjaga tata kelola organisasi Polri.

"Manajemen resiko harus menjadi instrumen pencapaian strategis Polri. Dengan manajemen resiko yang kuat, kita mampu memprediksi berbagai hambatan, memitigasi potensi kegagalan, dan memastikan seluruh program kerja berjalan tepat sasaran," ucap Irjen Pol. Nasri.

Selanjutnya, Kapolda menjabarkan pentingnya membudayakan kesadaran risiko (risk awareness) dalam setiap proses pengambilan keputusan pimpinan. Ia meminta seluruh Kasatker melakukan mitigasi dan penanganan secara cepat guna menutup celah potensi penyimpangan operasional maupun anggaran.

"Jangan biarkan sekecil apa pun potensi penyimpangan ataupun kegagalan operasional tanpa adanya langkah penanganan yang jelas," tuturnya.

Lebih lanjut, ia mengingatkan pentingnya disiplin dalam menjalankan proses manajemen resiko secara sistematis dan berkelanjutan. Hal tersebut dimulai dari identifikasi resiko secara jujur, analisis dampak, hingga evaluasi berkala.

Dirinya juga menginstruksikan seluruh jajaran pimpinan untuk mensosialisasikan materi manajemen risiko secara masif hingga ke tingkat Polsek. Langkah ini krusial agar pengawasan internal terimplementasi secara merata serta selaras dengan agenda pembangunan nasional.

"Semoga seluruh hasil kegiatan ini dapat diimplementasikan secara nyata demi terwujudnya Polri yang semakin Presisi, berintegritas, dan akuntabel dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Irjen Pol. Nasri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....