Sulteng–Sichuan Perkuat Kerja Sama Investasi, Anwar Hafid Dorong Hilirisasi

  • 25 Jul 2026 15:24 WIB
  •  Palu

Poin Utama

  • Gubernur Anwar Hafid ajak Sichuan perkuat investasi dan hilirisasi industri.
  • Pertemuan di Chengdu membuka peluang kerja sama ekonomi yang lebih luas.
  • Ekspor durian senilai lebih dari 50 juta RMB jadi bukti nyata kemitraan.
  • Sulteng tawarkan tujuh sektor kerja sama strategis kepada Sichuan.

RRI.CO.ID, Palu - Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., mengajak Pemerintah Provinsi Sichuan, Republik Rakyat Tiongkok, membangun masa depan bersama melalui penguatan investasi, hilirisasi industri, perdagangan, pengembangan teknologi, dan pembangunan sumber daya manusia. Ajakan tersebut disampaikan saat memimpin delegasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam pertemuan dengan Mr. Zhang Dong Yun, Anggota Utama Grup Partai Pemerintah Provinsi Sichuan sekaligus Deputi Gubernur Provinsi Sichuan, di Chengdu, Jum’at 24 Juli 2026.

Dalam pertemuan itu, Gubernur Anwar Hafid menyampaikan apresiasi atas sambutan Pemerintah Provinsi Sichuan dan menegaskan bahwa Sichuan merupakan mitra strategis Sulawesi Tengah dalam mendorong hilirisasi industri, pengembangan investasi, transfer teknologi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pertemuan tersebut juga menjadi langkah strategis untuk mempererat kemitraan kedua daerah sekaligus membuka peluang investasi yang lebih luas bagi Sulawesi Tengah.

Gubernur menjelaskan hubungan kedua daerah telah menunjukkan hasil nyata melalui kerja sama Chengdu Land Port Hub dan Sichuan Henghui yang mengimpor daging durian beku dari Indonesia, kemudian ditindaklanjuti dengan penandatanganan kontrak niat pembelian durian Indonesia senilai lebih dari 50 juta Yuan Renminbi (RMB). Berangkat dari capaian tersebut,

Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menawarkan tujuh bidang kerja sama strategis, meliputi hilirisasi industri durian, penguatan perdagangan komoditas unggulan, hilirisasi sektor pertanian, peternakan dan perikanan, pengembangan teknologi dan sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur, pengembangan pariwisata berkelanjutan, serta penguatan kemitraan jangka panjang antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan lembaga penelitian.

Gubernur Anwar Hafid juga mengundang Pemerintah Provinsi Sichuan beserta kalangan dunia usaha untuk menanamkan investasi di Sulawesi Tengah. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan iklim investasi yang aman, terbuka, dan kompetitif melalui kemudahan perizinan, kepastian hukum, penyediaan kawasan industri, serta dukungan penuh kepada para investor.

“Kami percaya investasi bukan hanya tentang penanaman modal, tetapi juga membangun kepercayaan, berbagi teknologi, menciptakan lapangan kerja, dan mewujudkan kesejahteraan bersama. Kami mengundang Pemerintah Provinsi Sichuan menjadi mitra strategis dalam membangun pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia bagian timur,” kata Gubernur Anwar Hafid menegaskan.

Delegasi Sulawesi Tengah dalam pertemuan tersebut turut didampingi Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Tengah Ir. Sry Nirwanti Bahasoan, Ketua KADIN Provinsi Sulawesi Tengah Gufran Ahmad, Kepala Badan Karantina Sulawesi Tengah Ahmad Alfian, Ketua APDURIN Hengky Idrus, Kepala Bappeda Sulawesi Tengah Arfan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Ricard Arnaldo, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Dodot Tinarso, Ketua KADIN Kabupaten Parigi Moutong Faradiba Zaenong, serta Sekretaris Jenderal APDURIN Indonesia Aditya Pradewo.

Sementara itu, pihak Tiongkok dipimpin langsung oleh Mr. Zhang Dong Yun bersama jajaran Komite Partai dan Pemerintah Provinsi Sichuan, menandai babak baru penguatan hubungan strategis kedua daerah di bidang investasi, hilirisasi industri, alih teknologi, dan pembangunan berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....