Pendengar RRI Soroti Akurasi Pendataan dan Transparansi Penyaluran Bansos
- 25 Jul 2026 16:54 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Beragam tanggapan disampaikan pendengar di program Kopi Anda Rabu, 22 Juli 2026 terkait sistem pendataan penerima bantuan sosial berbasis desil. Selain memberikan dukungan terhadap program pemerintah, masyarakat juga meminta agar proses pendataan dilakukan secara transparan, akurat, dan bebas dari praktik yang merugikan penerima yang berhak.
Salah seorang penerima manfaat, Anwar, warga Kelurahan Besusu Tengah, mengaku masuk dalam kategori Desil 4 dan telah menerima bantuan sosial. Ia menyatakan dukungannya terhadap program pemerintah tersebut.
"Saya masuk Desil 4 dan menerima manfaat bantuan sosial di Kelurahan Besusu Tengah, Jalan Undata. Saya sangat mendukung program bantuan ini selama tepat sasaran dan benar-benar membantu masyarakat yang membutuhkan," ujar Anwar.
Sementara itu, Dasman Lamasiara menilai masyarakat masih membutuhkan penjelasan yang lebih komprehensif mengenai mekanisme penetapan desil. Menurutnya, perubahan status desil yang dialami sebagian warga menimbulkan berbagai pertanyaan karena belum disertai informasi yang memadai.
"Masyarakat perlu mendapat penjelasan yang rinci mengenai indikator penentuan 10 desil. Apakah penerapannya sama di Jawa dan Sulawesi Tengah?," kata Dasman.
Hal senada disampaikan Jodi, yang mempertanyakan perubahan statusnya dari Desil 4 menjadi Desil 6. Menurutnya, perubahan tersebut diduga dipengaruhi data kepemilikan tabungan di bank, padahal ia mengaku tidak memiliki tabungan sebagaimana dimaksud. Ia berharap pemerintah memberikan penjelasan yang terbuka mengenai mekanisme pendataan dan pemutakhiran data agar masyarakat tidak dirugikan akibat informasi yang tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Berbagai masukan tersebut diharapkan menjadi perhatian pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendataan dan pemutakhiran data penerima bantuan sosial, sehingga penyaluran bantuan dapat berlangsung lebih transparan, akurat, dan tepat sasaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....