Bangun Dialog dengan Wabin, Ditjenpas Sulteng Perkuat Kamtib Lapas

  • 20 Jul 2026 14:15 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Parigi Moutong – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah (Kanwil Ditjenpas Sulteng), Herman Mulawarman membangun dialog langsung dengan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Parigi sebagai upaya memperkuat keamanan dan ketertiban (kamtib) sekaligus memastikan proses pembinaan berjalan optimal.

Dalam dialog yang berlangsung terbuka dan didampingi Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Lapas Kelas III Parigi, I Wayan Widana, Herman mendengarkan berbagai aspirasi, masukan, serta kondisi yang dirasakan warga binaan selama menjalani masa pidana. Kesempatan tersebut juga dimanfaatkannya untuk memberikan penguatan agar seluruh warga binaan berperan aktif menjaga situasi lapas tetap aman, tertib, dan kondusif sebagai modal utama keberhasilan pembinaan.

Herman menegaskan bahwa keamanan di dalam lapas bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi juga membutuhkan komitmen seluruh warga binaan. Menurutnya, suasana yang kondusif akan menciptakan lingkungan pembinaan yang lebih baik sehingga setiap warga binaan memiliki kesempatan memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan setelah kembali ke masyarakat.

"Kami disini hadir mengajak seluruh warga binaan untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Manfaatkan masa pembinaan ini sebagai kesempatan untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Jika situasi lapas tetap kondusif, maka seluruh program pembinaan dapat berjalan maksimal dan manfaatnya akan dirasakan oleh kalian sendiri," kata Herman, Minggu, 19 Juli 2026.

Selain memberikan motivasi, Herman juga meminta jajaran Lapas Parigi terus mengedepankan pendekatan yang humanis dan komunikatif dalam menjalankan tugas. Ia menilai dialog yang dibangun secara rutin mampu memperkuat kepercayaan antara petugas dan warga binaan sekaligus menjadi sarana deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.

Salah seorang warga binaan berinisial, AJ mengaku mengapresiasi kesempatan berdialog langsung dengan Kepala Kanwil. Menurutnya, komunikasi tersebut memberikan ruang bagi warga binaan untuk menyampaikan aspirasi sekaligus menumbuhkan semangat mengikuti seluruh program pembinaan.

"Kami merasa didengar dan diperhatikan. Arahan yang disampaikan menjadi motivasi bagi kami untuk menjaga ketertiban, mengikuti pembinaan dengan sungguh-sungguh, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali ke masyarakat," ujar AJ.

Sementara itu, Plt. Kepala Lapas Kelas III Parigi, I Wayan Widana, menegaskan jajarannya akan menindaklanjuti seluruh arahan Kepala Kanwil dengan memperkuat komunikasi, meningkatkan kualitas pembinaan, serta mengoptimalkan langkah-langkah deteksi dini guna menjaga keamanan lapas tetap kondusif.

"Kami berkomitmen menjaga situasi Lapas Parigi tetap aman dan tertib melalui penguatan pengamanan, pembinaan yang berkelanjutan, serta komunikasi yang terbuka dengan warga binaan. Arahan Bapak Kakanwil menjadi penguatan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan," kata Wayan.

Momentum ini menegaskan Kanwil Ditjenpas Sulteng untuk terus menghadirkan pembinaan yang humanis, memperkuat deteksi dini, dan membangun kolaborasi antara petugas dengan warga binaan sebagai fondasi mewujudkan pemasyarakatan yang aman, kondusif, serta berdampak bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....