Wawali Palu Tekankan Komitmen TPID dalam Pengendalian Inflasi
- 16 Jul 2026 14:11 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Wakil Wali Kota Palu, Imelda Liliana Muhidin, memimpin Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Palu. Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Bappeda Kota Palu, Rabu, 16 Juli 2026.
Rapat yang diinisiasi oleh Bagian Ekonomi Setda Kota Palu tersebut dilaksanakan sebagai upaya menjaga stabilitas harga di daerah. Kegiatan itu juga dilaksanakan sekaligus menjadi forum evaluasi perkembangan inflasi dan penyusunan strategi pengendalian harga di Kota Palu.
Dalam arahannya, Wawali Imelda menekankan pentingnya komitmen seluruh perangkat daerah dalam menjalankan program pengendalian inflasi secara terencana dan berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan pengendalian inflasi tidak hanya bergantung pada satu instansi, melainkan membutuhkan sinergi dan koordinasi yang kuat antar lembaga.
Imelda meminta setiap OPD melaksanakan seluruh rencana aksi sesuai jadwal yang telah ditetapkan, sekaligus menyampaikan laporan pelaksanaan secara tepat waktu agar setiap program dapat dipantau dan dievaluasi secara optimal.
"Ini harus benar-benar dilaksanakan sesuai dengan timeline waktunya dan harus dilaksanakan sesuai dengan perencanaannya. Sehingga program kita dalam menekan inflasi ini sesuai dan terstruktur," ucapnya wakil wali kota.
Selain membahas perkembangan inflasi daerah, rapat juga mengevaluasi pelaksanaan Program Palu Mapan, inovasi Pemerintah Kota Palu yang berfokus pada penguatan ketahanan pangan dan pengendalian inflasi melalui pemberdayaan masyarakat. Evaluasi dilakukan untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai target serta mampu memberikan dampak nyata dalam menjaga stabilitas harga dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Pada kesempatan tersebut, TPID turut memaparkan perkembangan inflasi Kota Palu selama Juni 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palu, tingkat inflasi Kota Palu masih menjadi yang terendah di Provinsi Sulawesi Tengah.
Meskipun mengalami sedikit kenaikan dibandingkan bulan sebelumnya, laju inflasi dinilai tetap berada pada level yang aman dan terkendali. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar dalam menyusun langkah-langkah pengendalian inflasi untuk Juli 2026, terutama dalam menjaga stabilitas harga komoditas pangan strategis seperti tomat, cabai, dan bawang yang selama ini menjadi penyumbang utama fluktuasi inflasi.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kota Palu akan terus melaksanakan berbagai program pengendalian inflasi, di antaranya Pasar Keliling (Gadenolumako) dan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya menjaga keterjangkauan harga bagi masyarakat. Selain itu, Pemerintah Kota Palu juga akan memperkuat kerja sama antardaerah guna memastikan kelancaran distribusi dan pasokan komoditas pangan ke pasar.
Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga ketersediaan barang, menstabilkan harga, serta memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan. Melalui koordinasi yang intensif dan kolaborasi seluruh anggota TPID, Pemerintah Kota Palu optimistis dapat mempertahankan capaian inflasi yang tetap terkendali, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi daerah di tengah dinamika harga kebutuhan pokok.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....