Tiga Siswa Madrasah Aliyah Negeri 1 Palu Jadi Kader Adiwiyata

  • 17 Jul 2026 20:54 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Tiga siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Palu resmi ditetapkan sebagai Kader Adiwiyata Provinsi Sulawesi Tengah periode 2026–2027. Penetapan tersebut menjadi wujud komitmen madrasah dalam membentuk generasi yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Surat Keputusan kader diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tengah, Wahid Irawan, di Aula DLH Provinsi Sulawesi Tengah, Rabu (15/7/2026). Penyerahan turut disaksikan Kepala MAN 1 Kota Palu, Rusdiana bersama Pembina Adiwiyata sebagai bentuk dukungan kepada para siswa.

Tiga siswa yang dipercaya mengemban amanah tersebut adalah Muh. Yusuf Effendi, Verin Dwi Novianti, dan Moh. Kirom Aqil El Kharitz. Mereka akan menjadi mitra resmi DLH Provinsi Sulawesi Tengah dalam mengedukasi masyarakat mengenai pelestarian lingkungan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tengah, Wahid Irawan, mengatakan para kader memiliki peran penting sebagai penggerak perubahan di tengah masyarakat.

"Kader Adiwiyata harus menjadi motor penggerak yang mampu mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan," ujarnya.

Menurut Wahid, salah satu langkah nyata yang perlu terus dikampanyekan adalah penerapan budaya 3R atau Reduce, Reuse, dan Recycle. Budaya 3R tersebut

"Budaya 3R harus menjadi kebiasaan sehari-hari agar persoalan lingkungan dapat diminimalkan melalui aksi bersama," katanya.

Keberhasilan tersebut semakin mempertegas komitmen MAN 1 Kota Palu dalam mengembangkan pendidikan berbasis lingkungan. Berbagai program Adiwiyata terus dijalankan untuk membentuk karakter siswa yang memiliki kepedulian terhadap pembangunan berkelanjutan.

Sementarai itu, Kepala MAN 1 Kota Palu, Rusdiana, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada ketiga siswanya sebagai Kader Adiwiyata Provinsi Sulawesi Tengah.

"Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi seluruh warga madrasah untuk terus menghadirkan aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan," ucapnya.

Penetapan tiga siswa sebagai Kader Adiwiyata diharapkan mampu menginspirasi generasi muda lainnya untuk terlibat aktif dalam gerakan pelestarian lingkungan. Kehadiran para kader juga menjadi bukti bahwa pendidikan lingkungan tidak hanya dipelajari di ruang kelas, tetapi diwujudkan melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....