Resmi Berganti, Balai Besar POM di Palu Kini Dipimpin Musthofa Anwari
- 10 Jul 2026 17:45 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Jabatan Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Palu secara resmi di jabat oleh Musthofa Anwari menggantikan Mardianto yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala BBPOM di Palu. Peralihan kepemimpinan BBPOM di Palu tersebut diresmikan melalui prosesi serah terima jabatan (Sertijab) yang dilaksanakan di Aula Posintomu, Kantor BBPOM di Palu, Jumat, 10 Juli 2026.
Penandatanganan berita acara sertijab dan penyerahan memori jabatan dari pejabat lama ke pejabat baru menjadi simbol peralihan kepemimpinan Kepala BBPOM di Palu. Kegiatan tersebut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Sulawesi Tengah, Abdul Raaf Malik, Sekretaris Daerah Kota Palu, Irmayanti Pettalolo, unsur Forkopimda, serta sejumlah pejabat dari instansi vertikal.
Setelah memimpin BBPOM di Palu selama kurang lebih 2 tahun 10 bulan, Mardianto kini diamanahkan sebagai Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar POM di Pangkalpinang. Sementara Musthofa Anwari selanjutnya mengemban tugas sebagai Kepala BBPOM di Palu, setelah sebelumnya menjabat sebagai Kepala Balai POM di Jambi.
Dalam sambutannya, Musthofa menyebut tantangan pengawasan obat dan makanan ke depan semakin kompleks sehingga membutuhkan sinergi dan koordinasi yang baik dari berbagai pihak. Menurutnya, keberhasilan menjalankan tugas pengawasan tidak dapat dilakukan hanya oleh satu institusi, melainkan diperlukan dukungan dari seluruh pihak, baik dari internal maupun eksternal.
Musthofa berharap kerja sama yang selama ini telah terjalin dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, pemerintah kabupaten/kota, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparat penegak hukum, instansi vertikal, perguruan tinggi, organisasi profesi, pelaku usaha, media massa, serta seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat.
"Tantangan pengawasan obat dan makanan ke depan semakin kompleks. Karena itu, hanya melalui kolaborasi yang erat kita dapat mewujudkan perlindungan masyarakat secara optimal," ucapnya.
Selain memperkuat sinergi, Musthofa juga menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program yang telah berjalan dengan baik. Ia menyebut BBPOM di Palu akan terus melakukan penguatan inovasi, peningkatan kualitas pelayanan publik, pengawasan berbasis risiko, serta tata kelola organisasi yang akuntabel dan adaptif.
"Kami juga akan terus mendorong budaya kerja yang berlandaskan nilai-nilai ASN BerAKHLAK serta semangat kolaborasi dalam setiap pelaksanaan tugas. Mari kita lanjutkan pengabdian ini dengan semangat kolaborasi, inovasi, dan integritas," ujarnya.
Ia menjelaskan, Sulawesi Tengah bukan wilayah yang asing baginya. Musthofa mengawali karier sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Badan POM di Kota Palu sehingga memiliki kedekatan dengan daerah tersebut.
"Saat pertama kali diterima sebagai CPNS Badan POM, saya ditempatkan di Provinsi Sulawesi Tengah, tepatnya di Palu. Jadi, saya kembali bertugas di tempat yang pernah menjadi awal perjalanan karier saya dan masih memiliki banyak rekan yang pernah bekerja bersama di Balai POM Palu," ucapnya.
Pergantian kepemimpinan diharapkan semakin memperkuat pengawasan obat dan makanan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di Sulawesi Tengah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....