Pemkot Palu Dorong Pembinaan Generasi Muda Islami

  • 04 Jul 2026 14:43 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Pemerintah Kota Palu mendorong pembinaan generasi muda melalui kegiatan keagamaan sebagai upaya membentuk sumber daya manusia yang berkarakter, berakhlak, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Hal itu disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Palu, Usman, saat membuka Dauroh Tarbiyah RISMA (DTR) Tahun 2026 di Masjid Besar Nurul Hasanah Aceh, Jumat, 3 Juli 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan Pengurus Remaja Islam Masjid (RISMA) Masjid Besar Nurul Hasanah tersebut menjadi wadah pembinaan dan pengkaderan generasi muda Islam. Pembinaan difokuskan pada penguatan keimanan, kepemimpinan, serta karakter yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Membacakan sambutan tertulis Wali Kota Palu, Usman menyampaikan apresiasi kepada panitia dan pengurus RISMA yang dinilai konsisten menghadirkan kegiatan positif bagi kalangan remaja. Menurutnya, pembinaan generasi muda melalui masjid menjadi bagian penting dalam menciptakan masyarakat yang berkualitas.

"Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kota Palu, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan pengurus RISMA Masjid Besar Nurul Hasanah yang telah menggagas dan melaksanakan kegiatan yang sangat positif ini," ujarnya.

Usman mengatakan Dauroh Tarbiyah RISMA bukan sekadar agenda pengkaderan, tetapi investasi jangka panjang dalam membentuk generasi yang memiliki keimanan kuat, akhlak mulia, wawasan luas, dan jiwa kepemimpinan. Menurutnya, kemajuan daerah tidak hanya ditentukan pembangunan fisik, tetapi juga kualitas sumber daya manusianya.

Ia menambahkan pembinaan karakter harus dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, masyarakat, hingga masjid sebagai pusat pembinaan umat. Karena itu, pemerintah terus mendukung berbagai kegiatan yang berorientasi pada penguatan karakter generasi muda.

Usman juga mengapresiasi tema kegiatan tahun ini, yakni "Regenerasi Hasanah: Membangun Generasi Islami yang Asyik tapi Berprinsip, Tetap Gaul tapi Taat." Menurutnya, tema tersebut relevan dengan tantangan yang dihadapi generasi muda di era perkembangan teknologi dan informasi.

"Anak-anak muda harus mampu menjadi teladan di tengah masyarakat. Gaul boleh, mengikuti perkembangan teknologi boleh, aktif di media sosial juga boleh, tetapi jangan sampai kehilangan prinsip, identitas, dan akhlak sebagai seorang muslim," pesannya.

Pemerintah Kota Palu berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan kader-kader muda yang memiliki semangat dakwah, kepedulian sosial, dan jiwa kepemimpinan. Para peserta juga diharapkan menjadi agen perubahan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Di akhir sambutannya, Usman mengajak peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh sebagai bekal menjadi pemimpin yang amanah dan bertanggung jawab. Ia juga mendorong pengurus RISMA terus menghadirkan program pembinaan yang inovatif agar masjid tetap menjadi pusat pembinaan umat dan pengembangan karakter generasi muda.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....