Pencarian Hari Kedua Korban Tenggelam, Basarnas Palu Bagi Dua Unit Sisir Lokasi
- 27 Jun 2026 10:50 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Donggala - Tim SAR Gabungan melanjutkan operasi pencarian hari kedua terhadap seorang warga yang dilaporkan hanyut dan tenggelam di Pantai Salumbone, Kabupaten Donggala, Jumat 26 Juni 2026. Hingga memasuki hari kedua operasi, korban masih belum ditemukan.
Kepala Subseksi Operasi dan Siaga SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Rusmadi, mengatakan bahwa seluruh potensi SAR terus mengoptimalkan pencarian. Hal ini dilakukan dengan mengombinasikan metode penyisiran permukaan, penyelaman, dan pemantauan udara agar setiap area yang berpotensi dapat diperiksa secara menyeluruh.
"Pada hari kedua ini kami mengoptimalkan seluruh metode pencarian yang memungkinkan, mulai dari penyisiran menggunakan perahu karet, penyelaman di sekitar lokasi dugaan korban jatuh, hingga pemantauan udara menggunakan drone thermal," tutur Rusmadi dalam keterangannya.
Ia menjelaskan, tim SAR Gabungan mulai melaksanakan pencarian dengan membagi personel ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU) dan pembagian tugas yang berbeda. Unit pertama melakukan penyisiran di permukaan air menggunakan perahu karet pada sektor pencarian yang telah ditentukan, sementara Unit kedua melaksanakan penyelaman di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik korban terjatuh.
Selain pencarian di permukaan dan bawah air, tim juga mengerahkan Drone Thermal untuk melakukan pemantauan udara dengan radius pencarian hingga 5 kilometer dari lokasi kejadian. Langkah ini diambil untuk memperluas area pencarian dan membantu mendeteksi kemungkinan keberadaan korban.
"Tim SAR Gabungan akan terus bekerja secara maksimal dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di lapangan," ucapnya.
Rusmadi memastikan bahwa operasi SAR akan terus dilanjutkan oleh tim gabungan. Langkah ini dilakukan dengan melakukan evaluasi hasil pencarian berkala serta penyesuaian rencana operasi sesuai perkembangan kondisi di lapangan.
Sebelumnya, korban bernama Nasrin (30) dilaporkan terjatuh dari perahu saat dalam perjalanan bersama istri dan mertuanya dari Desa Labuan menuju Kabupaten Donggala, Kamis 25 Juni 2026. Korban dilaporkan terjatuh saat hendak berpindah posisi di atas kapal.
Upaya pencarian sebelumnya telah dilakukan oleh unsur terkait seperti Polairud, pemerintah desa, hingga masyarakat setempat. Namun, pencarian mandiri tersebut tidak membuahkan hasil, sehingga kejadian dilaporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....