Pastikan Logistik Aman, Kepala BNPB Tinjau Korban Gempa Sigi

  • 19 Jun 2026 20:26 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Sigi - Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto meninjau langsung beberapa wilayah di Kabupaten Sigi yang terdampak gempa magnitudo 6.7, Jumat 19 Juni 2026. Dalam kunjungan tersebut, Kepala BNPB mengunjungi Desa Kamarora A dan Desa Kamarora B, Kecamatan Nokilalaki, dua wilayah yang paling terdampak akibat gempa.

Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Tengah, Asbudianto, menuturkan kedatangan pimpinan lembaga ini merupakan wujud kehadiran pemerintah pusat di tengah masyarakat Sulawesi Tengah. Ia menyebut Kepala BNPB datang untuk memsatikan penanganan darurat dan melihat langsung kondisi masyarakat terdampak.

"Jadi beliau sudah mengunjungi, memberikan bantuan, dan menampung semua aspirasi masyarakat yang ditemui di lokasi masyarakat," ucap Asbudianto saat dikonfirmasi via telepon.

Dijelaskan, dalam kesempatan tersebut, Kepala BNPB bersama Pemerintah Kabupaten Sigi dan Forkompida terkait mengadakan rapat koordinasi bersama warga terdampak bencana. Forum tersebut turut melibatkan tokoh masyarakat dan pemuka agama setempat.

"Beliau membuka dialog bersama masyarakat, membantu tenda sementara, dan menjanjikan pembangunan rumah ibadah sementara. Ini juga bekerja sama dengan Kodam, Polisi, dan Pemerintah Daerah setempat," lanjutnya.

Selain rapat koordinasi, Kepala BNPB juga menginventarisasi berbagai kebutuhan dasar yang diperlukan masyarkat pada masa darurat tersebut. Peninjauan disebut akan berlanjut ke beberapa wilayah terdampak lainnya sebelum kembali bertolak ke Jakarta, Sabtu 20 Juni 2026.

"Jajaran BNPB lainnya sudah datang sehari sebelumnya di Sulawesi Tengah. Sebagian masih berada di Sigi dan akan berkunjung ke daerah-daerah terdampak lainnya," kata Asbudianto.

Sebelumnya, Direktur Penanganan Darurat Wilayah I BNPB, Agus Riyanto, telah tiba lebih dulu di Kabupaten Sigi, Rabu 17 Juni 2026. Logistik awal telah diberikan untuk mendukung masyarakat terdampak, seperti 3 unit tenda pengungsi, 50 unit tenda keluarga, 150 paket sembako, 150 lembar matras, 150 lembar selimut, dan 100 unit kasur lipat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....