Kepala Bappeda Siap Kawal Program Prioritas Pemerintah Kota Palu
- 15 Jun 2026 15:52 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Palu yang baru dilantik, Ahmad Rijal Arma, berkomitmen mengawal pelaksanaan 88 program prioritas Pemerintah Kota Palu agar berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan usai dirinya dilantik bersama sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama oleh Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, di Gedung Kesenian Kota Palu, Senin, 15 Juni 2026.
Ahmad Rijal mengatakan, jabatan yang diembannya merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, Bappeda memiliki peran strategis dalam memastikan arah pembangunan daerah tetap sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Palu.
"Tentu yang pertama kami mensyukuri amanah ini sebagai sebuah nikmat dan kepercayaan. Bentuk rasa syukur itu harus diwujudkan dengan melaksanakan tugas secara penuh tanggung jawab, terutama dalam mengawal perencanaan pembangunan daerah di Kota Palu," ujarnya.
Ia menjelaskan, salah satu tugas utama Bappeda adalah memastikan seluruh program pembangunan yang telah direncanakan dapat terlaksana dengan baik, termasuk 88 program prioritas yang menjadi bagian dari visi dan misi kepala daerah.
"Tugas kami memastikan perencanaan pembangunan daerah berjalan sesuai visi dan misi pemerintah kota. Termasuk mengawal pelaksanaan 88 program prioritas agar benar-benar terlaksana dan memberikan manfaat bagi masyarakat," katanya.
Menurut Ahmad Rijal, pembangunan daerah harus dilakukan melalui proses yang terukur, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hingga penyempurnaan program secara berkelanjutan.
"Pembangunan merupakan proses yang terus berulang. Setelah direncanakan, dilaksanakan, kemudian dievaluasi. Jika masih ada kekurangan, maka harus diperbaiki dan dioptimalkan kembali agar hasilnya semakin baik," ucapnya.
Ia menegaskan, seluruh program pembangunan yang dijalankan pemerintah harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sebab, pembangunan daerah didukung oleh sumber daya yang berasal dari masyarakat melalui pajak dan retribusi.
"Tujuan akhirnya adalah kesejahteraan masyarakat. Karena itu, seluruh program harus dioptimalkan untuk kepentingan masyarakat," ungkapnya.
Selain itu, Ahmad Rijal menilai keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai oleh pemerintah semata. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
"Pembangunan tidak bisa dilakukan oleh pemerintah sendiri. Pemerintah harus hadir untuk masyarakat dan masyarakat juga perlu terlibat dalam mendukung pembangunan Kota Palu," tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....