Duta Bahasa Sulteng Didorong Lestarikan Bahasa Daerah
- 13 Jun 2026 16:59 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu - Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah mendorong Duta Bahasa menjadi pelopor pelestarian bahasa daerah di kalangan generasi muda. Upaya tersebut dilakukan melalui Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 yang puncaknya digelar di Ballroom Hotel Best Western Coco Palu, Jumat, 12 Juni 2026.
Kepala Balai (Kabalai) Bahasa Sulawesi Tengah, Syarifuddin, mengatakan pemilihan Duta Bahasa merupakan agenda tahunan untuk menjaring generasi muda yang akan menjadi mitra Balai Bahasa dalam menyosialisasikan program kebahasaan dan kesastraan kepada masyarakat.
Menurutnya, para finalis telah melalui berbagai tahapan seleksi, mulai dari pendaftaran, pembekalan materi, hingga ujian dan penilaian kompetensi di bidang kebahasaan dan kesastraan sebelum mengikuti malam puncak pemilihan.
"Duta Bahasa memiliki peran strategis sebagai mitra Balai Bahasa dalam menjalankan berbagai program kebahasaan dan kesastraan. Mereka juga akan menjadi representasi Sulawesi Tengah dalam ajang Duta Bahasa tingkat nasional," ujar Syarifuddin.
Ia menjelaskan, selain mendukung penguatan literasi, Duta Bahasa juga diharapkan menjadi garda terdepan dalam upaya pelestarian bahasa daerah yang dinilai mulai ditinggalkan sebagian generasi muda.
"Kami memiliki kekhawatiran bahwa generasi muda mulai meninggalkan bahasa daerah. Padahal bahasa daerah merupakan identitas dan jati diri yang harus dijaga bersama. Karena itu, Duta Bahasa diharapkan mampu menjadi contoh dalam penggunaan dan pelestarian bahasa daerah," ucapnya.
Selain pelestarian bahasa daerah, Kabalai Bahasa Sulteng itu juga menekankan pentingnya peningkatan budaya literasi di tengah masyarakat. Para Duta Bahasa diharapkan dapat menjadi penggerak berbagai program yang mendorong minat baca, khususnya di kalangan pelajar dan generasi muda.
Menurut Syarifuddin, keberadaan Duta Bahasa menjadi penting untuk memperluas jangkauan program Balai Bahasa di berbagai daerah di Sulawesi Tengah melalui kolaborasi dengan komunitas dan masyarakat. Melalui pemilihan tersebut, Balai Bahasa Sulawesi Tengah berharap lahir generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan berbahasa Indonesia yang baik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap pelestarian bahasa daerah sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....