Sebanyak 267 Nakes di Sulteng Ikuti Simposium CVC-3 2026
- 13 Jun 2026 14:02 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu – Sebanyak 267 tenaga kesehatan yang terdiri atas perawat, dokter umum hingga dokter spesialis di Sulawesi Tengah mengikuti simposium Celebes Vascular Conference ke-3 (CVC-3) di Hotel Best Western Plus Coco Palu, Sabtu, 13 Juni 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Vaskular dan Endovaskular Indonesia (PESBEVI) Cabang Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Tengah (SulSelTraTeng) ini merupakan puncak rangkaian CVC-3 yang tahun ini dipusatkan di Kota Palu.
Simposium itu menghadirkan sejumlah dokter spesialis bedah vaskular dan endovaskular dari berbagai daerah di Indonesia untuk berbagi pengetahuan dan perkembangan terbaru terkait penanganan penyakit pembuluh darah.
Peserta yang hadir tidak hanya berasal dari Kota Palu, tetapi juga dari sejumlah daerah di Sulawesi Tengah. Mereka juga mendapatkan materi ilmiah yang membahas deteksi dini, diagnosis, hingga tata laksana penyakit vaskular yang kerap ditemukan di fasilitas pelayanan kesehatan.
Ketua Panitia CVC-3, dr. Mohammad Zulfikar, Sp.B., Subsp.BVE(K), FICS, FINACS, mengatakan kegiatan yang mengangkat tema "Sinergitas Lintas Disiplin Dalam Manajemen Modern Penyakit Vaskular" itu menjadi wadah peningkatan kapasitas bagi tenaga kesehatan sekaligus sarana memperkenalkan lebih luas bidang bedah vaskular dan endovaskular di Sulawesi Tengah.
Ia berharap melalui simposium ini, para dokter umum dan perawat dapat meningkatkan kemampuan dalam mengenali gejala awal penyakit vaskular sehingga pasien dapat memperoleh penanganan yang lebih cepat dan tepat.
"Tentunya kalau bisa mendiagnosa secara dini di UGD dan FKTP (Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama), di Vascular, maka dia bisa mendiagnosa secara dini sehingga penanganan lebih cepat untuk kasus-kasus bedah Vascular,” ucap dr. Zulfikar.
Sementara itu, Ketua PESBEVI SulSelTraTeng, dr. Mulawardi, Sp.B., Subsp.BVE(K), menilai perkembangan layanan bedah vaskular dan endovaskular di Pulau Sulawesi dalam satu dekade terakhir menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan.
Menurutnya, jumlah dokter spesialis vaskular maupun kualitas layanan kesehatan di bidang tersebut terus mengalami peningkatan sehingga masyarakat kini memiliki akses yang lebih baik terhadap pelayanan kesehatan vaskular. Kondisi itu, lanjutnya, membuat masyarakat Sulawesi tidak lagi harus selalu dirujuk ke Pulau Jawa untuk mendapatkan layanan vaskular yang lebih modern.
“Jadi kalau yang dulunya mungkin orang-orang Sulawesi itu jika butuh penanganan yang lebih update harus ke Jawa gitu ya. Saat ini mungkin tidak perlu lagi. Jadi sudah tersedia di tanah Sulawesi gitu,” ujar dr. Mulawardi.
Selain penyampaian materi ilmiah, peserta juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi langsung dengan para narasumber mengenai berbagai kasus yang sering ditemui di lapangan.
Sebelumnya, rangkaian CVC-3 diawali dengan workshop bagi tenaga kesehatan yang digelar di RSUD Anutapura Palu pada Jumat, 12 Juni 2026. Workshop tersebut membahas mulai dari pemeriksaan dasar vaskular bagi dokter umum serta teknik perawatan luka (wound care) bagi perawat.
Melalui pelaksanaan CVC-3, PESBEVI SulSelTraTeng berharap kompetensi tenaga kesehatan di Sulawesi Tengah dalam bidang vaskular dan endovaskular semakin meningkat, sehingga kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.
Sebagai informasi, CVC sendiri merupakan forum ilmiah tahunan yang diselenggarakan PESBEVI SulSelTraTeng. Tujuannya untuk mempertemukan para spesialis, dokter umum, serta tenaga kesehatan terkait guna memperbaharui pengetahuan, berbagi pengalaman klinis, serta mendiskusikan perkembangan teknologi, dan teknik terkini dalam penatalaksanaan penyakit vaskular khususnya di wilayah Indonesia Timur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....