CVC-3, PESBEVI Gelar Workshop Tingkatkan Kompetensi Nakes di Sulteng
- 12 Jun 2026 14:00 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu – Perhimpunan Dokter Spesialis Bedah Vaskular dan Endovaskular Indonesia (PESBEVI) Cabang SulSelTraTeng menggelar workshop peningkatan kompetensi bagi tenaga kesehatan di Sulawesi Tengah, khususnya di Kota Palu. Kegiatan itu berlangsung di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anutapura Palu, Jumat, 12 Juni 2026.
Workshop ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam agenda ilmiah tahunan Celebes Vascular Conference-3 (CVC-3) yang tahun ini dipusatkan di Kota Palu. Sebanyak 69 perawat dan 68 dokter umum yang telah mendaftarkan diri turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.
Ketua Panitia CVC-3, dr. Mohammad Zulfikar, Sp.B., Subsp.BVE(K), FICS, FINACS, mengatakan workshop yang menghadirkan sejumlah pembicara ahli itu merupakan upaya memperkenalkan ilmu Bedah Vascular dan Endovascular kepada dokter umum maupun tenaga kesehatan di daerah.
“Untuk dokter umum ada tentang pemeriksaan USG simpel untuk kasus dan pemeriksaan Ankle-Brachial Index. Sedangkan untuk perawat kita siapkan workshop tentang wound Care atau perawatan luka,” kata dia.
Menurut Zulfikar, materi yang diberikan tidak hanya bertujuan menambah wawasan peserta, tetapi juga meningkatkan kemampuan tenaga kesehatan dalam mengenali dan menangani kasus-kasus vaskular sejak dini.
Dia berharap para dokter umum yang mengikuti pelatihan tersebut dapat melakukan deteksi awal terhadap penyakit vaskular, sehingga pasien bisa mendapatkan penanganan lebih cepat dan tepat.
“Harapannya dengan teman-teman perawat dan teman-teman dokter umum menerima materi pada hari ini, untuk khususnya teman-teman dokter umum bisa mendiagnosa kasus-kasus Vascular secara dini,” ujarnya.

Baginya, kemampuan diagnosis dini sangat penting, terutama bagi tenaga medis yang bertugas di unit gawat darurat maupun fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.
“Tentunya kalau bisa mendiagnosa secara dini di UGD dan FKTP, di Vascular, maka dia bisa mendiagnosa secara dini sehingga penanganan lebih cepat untuk kasus-kasus bedah Vascular,” ucap dr. Zulfikar.
Sementara itu, bagi perawat, workshop ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dalam penanganan luka, khususnya pada kasus-kasus yang berkaitan dengan gangguan pembuluh darah.
“Untuk teman-teman perawat tentunya skill-nya bisa lebih bagus terutama untuk wound care atau perawatan luka,” katanya.
Setelah menerima materi dari para narasumber, peserta langsung mengikuti sesi praktik guna memperdalam pemahaman terhadap materi yang telah diberikan.
Melalui kombinasi pembelajaran teori dan praktik, diharapkan peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh dalam pelayanan kesehatan sehari-hari.
Adapun rangkaian kegiatan CVC-3 akan berlanjut dengan pelaksanaan simposium yang menjadi puncak acara. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 13 Juni 2026, dan akan menghadirkan sejumlah pakar bedah Vascular dan endovascular dari berbagai daerah di Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....