Bidpropam Polda Sulteng Gelar Inspeksi, Belasan Personel Terjaring Razia
- 11 Jun 2026 14:33 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Palu — Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah melalui Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) menggelar operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin) secara mendadak, Rabu 10 Juni 2026. Razia internal yang dilaksanakan tepat setelah prosesi apel pagi tersebut dipusatkan di halaman markas komando Polda Sulteng.
Agenda ini dipimpin langsung oleh Plt Kasubbid Provost Bidpropam Polda Sulteng, AKP Muh Fadly. Operasi menyasar pada kelengkapan atribut seragam dinas (gampol), keabsahan kartu identitas personal, hingga pemenuhan standar sikap tampang seluruh bintara maupun perwira.
Petugas Provost memeriksa secara mendetail dompet personel untuk memastikan masa berlaku kartu tanda anggota (KTA) serta surat izin mengemudi (SIM) masih aktif. Pemeriksaan fisik juga dilakukan terhadap aspek kerapian rambut, jenggot, hingga kesesuaian sepatu dinas dengan aturan baku baku militer yang berlaku di lingkungan Polri.
Berdasarkan rekapitulasi data hasil penertiban di lapangan, terdapat 14 personel yang ditemui melanggar. Baik ketentuan administrasi maupun disiplin penampilan yang telah ditetapkan.
Plt Kasubbid Provost AKP Muh Fadly memaparkan bahwa inspeksi mendadak ini merupakan agenda rutin guna memelihara etos kerja bhayangkara. Pengawasan ketat ini dipasang agar performa aparat di lapangan tetap menonjolkan aspek keteladanan sebelum memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat luas.
“Gaktibplin ini merupakan bentuk pengawasan dan pembinaan internal untuk memastikan seluruh personel senantiasa mematuhi aturan yang berlaku, baik terkait penggunaan seragam, kelengkapan identitas maupun sikap tampang sebagai anggota Polri, untuk anggota yang terjaring akan dikenakan sanksi administrasi,” ujar AKP Muh Fadly dalam keterangannya.
Ketertiban regulasi internal dinilai sebagai fondasi paling mendasar dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Oleh karena itu, setiap personel dituntut untuk menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dengan menunjukkan sikap profesional dan berintegritas dalam menjalankan tugas sehari-hari.
AKP Muh Fadly juga menegaskan bahwa tindakan ini tidak dirancang untuk mencari kesalahan ataupun menjatuhkan mentalitas anggota. Langkah preventif ini dilakukan sebaga pengingat agar seluruh jajaran Polda Sulteng tidak abai terhadap aturan operasional yang telah ditetapkan.
“Hal-hal yang terlihat sederhana seperti kelengkapan identitas dan kerapian seragam merupakan cerminan profesionalisme anggota Polri di mata masyarakat,” tuturnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....