Berani Lancar, Gubernur Anwar Hafid Mulai Pembangunan Infrastruktur Sulteng
- 07 Jun 2026 19:44 WIB
- Palu
Poin Utama
- Gubernur Anwar Hafid memulai pembangunan jalan dan jembatan Rp604,8 miliar di Sigi melalui Program Berani Lancar.
- Terdiri dari 24 paket pekerjaan di berbagai kabupaten di Sulawesi Tengah.
- Fokus pada peningkatan konektivitas, akses daerah terpencil, dan pertumbuhan ekonomi.
- Pemerintah tetap memprioritaskan pembangunan meski ada efisiensi anggaran.
RRI.CO.ID, Sigi – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, didampingi Ketua TP-PKK Sulawesi Tengah, Sry Nirwanti Bahasoan, memulai pembangunan dan rekonstruksi infrastruktur jalan dan jembatan senilai Rp604,8 miliar melalui Program Berani Lancar. Groundbreaking dipusatkan di Desa Kota Pulu, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Minggu (7/6/2026).
Program tersebut mencakup 24 paket pekerjaan jalan dan jembatan yang tersebar di sejumlah kabupaten di Sulawesi Tengah. Pembangunan ini ditujukan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, membuka akses daerah terpencil, memperlancar distribusi hasil produksi masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.
Dalam sambutannya, Anwar Hafid menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat.
“Ini bukan soal popularitas, bukan mencari simpati, dan bukan untuk dipuji. Ini adalah bentuk pertanggungjawaban pemerintah kepada rakyat. Uang rakyat harus kembali kepada rakyat dalam bentuk pembangunan yang nyata,” tegas Anwar Hafid.
Meski di tengah penyesuaian fiskal daerah, pemerintah tetap memprioritaskan pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat melalui efisiensi belanja operasional.
“Kami kurangi perjalanan dinas, kami kurangi berbagai pengeluaran operasional. Tapi pembangunan untuk rakyat tidak boleh berhenti. Jalan harus tetap dibangun, masyarakat harus tetap dilayani,” ujarnya.
Anwar juga menegaskan bahwa perbaikan jalan provinsi merupakan tanggung jawab pemerintah daerah untuk memastikan akses yang aman dan layak bagi masyarakat.
“Kalau ada jalan provinsi yang rusak, itu tanggung jawab gubernur. Karena itu saya tidak mau di akhir masa jabatan nanti masih ada jalan provinsi yang berlubang dan tidak layak digunakan masyarakat,” tegasnya.
Ia turut mengajak masyarakat mengawasi pelaksanaan proyek agar kualitas pekerjaan sesuai standar.
“Kalau ada pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi, volumenya kurang, campurannya tidak bagus, laporkan. Itu uang rakyat, sehingga rakyat juga berhak mengawasi,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah yang tetap memprioritaskan pembangunan infrastruktur meski menghadapi tantangan efisiensi anggaran.
“Di tengah efisiensi anggaran, kami sangat mengapresiasi komitmen Bapak Gubernur Anwar Hafid yang tetap menempatkan pembangunan infrastruktur sebagai prioritas. Jalan yang baik bukan hanya mempermudah akses masyarakat, tetapi juga membuka peluang ekonomi, memperlancar distribusi hasil produksi, dan mempercepat kemajuan daerah. Masyarakat Sigi tentu merasakan langsung manfaat dari pembangunan ini,” ujar Rizal Intjenae.
Melalui Program Berani Lancar, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menargetkan peningkatan kemantapan jalan, penguatan konektivitas wilayah, serta percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami mungkin tidak bisa memuaskan semua orang. Tetapi kami akan memastikan pembangunan ini dirasakan oleh rakyat. Itu yang menjadi tanggung jawab kami,” tutup Gubernur Anwar Hafid.
Bottom of Form
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....