SD Al-Azhar Mandiri Palu Kembali Luluskan Siswa Angkatan Keempat “Resiliara”

  • 07 Jun 2026 14:16 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu – SD Al-Azhar Mandiri Palu kembali meluluskan peserta didiknya setelah menempuh pendidikan selama kurang lebih enam tahun. Momen kelulusan tersebut dirangkaikan dalam acara perpisahan yang digelar di halaman sekolah, Sabtu, 6 Juni 2026.

Kepala SD Al-Azhar Mandiri Palu Intan Rukmana dalam sambutannya menyampaikan bahwa tahun ini menjadi angkatan keempat yang berhasil ditamatkan oleh sekolah tersebut sejak didirikan pada 2017. Angkatan ini diberi nama “Resiliara” atau memiliki makna anak-anak yang tumbuh di era ketangguhan.

“Malam hari ini kita berkumpul dengan rasa bangga, haru, dan bahagia. SD Al Azhar Mandiri Palu kembali menamatkan angkatan hebat, yaitu angkatan keempat yang kami beri nama Resiliara. Nama ini berasal dari kata resilience era,” kata Intan.

Intan menjelaskan, penamaan tersebut tidak lepas dari perjalanan unik yang dilalui angkatan itu sejak awal masuk sekolah. Para siswa, kata dia, menjadi angkatan pertama yang menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di tengah situasi pandemi Covid-19.

“Kita semua harus melaksanakan MPLS melalui Zoom Meeting waktu itu. Tetapi anak-anakku berhasil melewatinya tentunya berkat dukungan dari para orang tua,” ujarnya.

Intan juga menyebutkan, di tahun terakhir masa pendidikan, angkatan keempat kembali mencatat pengalaman berbeda dengan menjadi angkatan pertama yang mengikuti tes kemampuan akademik (TKA).

Di luar itu, ia menuturkan bahwa angkatan ini juga telah berjuang mempersiapkan kegiatan perpisahan yang ditampilkan pada malam tersebut. Menurutnya, kurang lebih satu tahun para siswa mempersiapkan segala kebutuhan, termasuk pengumpulan dana untuk pelaksanaan kegiatan.

“Resiliara telah berjuang paling tidak sejak 1 tahun terakhir untuk mengumpulkan dana persiapan kegiatan ini dan juga untuk persiapan penampilan-penampilan terbaik,” ucapnya.

Dia menyebutkan, acara perpisahan tersebut menghabiskan anggaran sekitar Rp90 juta. Dana itu bersumber dari uang kas serta kegiatan market day yang dilakukan para siswa angkatan keempat itu.

Dalam momen itu, Intan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam mendukung proses pendidikan, termasuk yayasan, tenaga pendidik, serta orang tua siswa.

Menurutnya, dukungan berbagai pihak menjadi kunci penting dalam keberhasilan proses belajar mengajar di sekolah.

“Terima kasih banyak atas segala perhatian, motivasi, dan juga inspirasi yang tanpa henti-hentinya diberikan kepada kami sehingga kami guru-guru dapat memberikan pendampingan dan juga pelayanan terbaik kepada anak-anak kami tercinta,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Intan menyampaikan pesan haru kepada para siswa angkatan keempat Resiliara. Ia juga kembali mengingatkan momen awal para siswa masuk ke sekolah tersebut.

“Terima kasih atas perjuangan kalian selama enam tahun belajar di sekolah ini. Kami masih ingat saat pertama kali kalian datang, belajar mengeja huruf demi huruf dan mengenal angka demi angka. Hari ini, kami harus melepas kalian untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya,” ujar Intan.

Sementara itu, Direktur Yayasan Al-Azhar Mandiri Palu Abdul Basit Arsyad mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan perpisahan yang dinilai tidak memberatkan orang tua siswa. Pun, apresasi juga disampaikan kepada para siswa yang telah berjuang mengumpulkan dana untuk kegiatan tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini mencerminkan upaya SD Al-Azhar Mandiri Palu dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada berbagai keterampilan kehidupan.

"Di Al-Azhar (Mandiri Palu) itu diasah kemampuan soft skill mereka. Kemampuan berinteraksi dengan orang, komunikasi, kemampuan bagaimana mencari kehidupan. Termasuk mereka belajar berdagang, cari dana. Ini terkumpul luar biasa sampai Rp90 juta," kata Basit sapaan akrabnya.

Di akhir, Direktur yayasan menyampaikan ucapan selamat kepada siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di jenjang sekolah dasar tersebut. Menurutnya, kelulusan ini menjadi langkah awal untuk menapaki pendidikan selanjutnya.

"Jadi, ini baru langkah awal, belum SMP, belum SMA, belum kuliah, ya. Cita-citakan kamu jangan hanya S1, S2 bahkan jadi doktor. Atau tidak menjadi orang-orang hebat dengan kreativitas kamu masing-masing," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....