Hadir di Desa Tinombala, Gubernur Sulteng Paparkan Program Unggulan Pemprov
- 06 Jun 2026 13:45 WIB
- Palu
Poin Utama
- Gubernur Sulteng Paparkan Program Unggulan Pemprov
- Disampaikannya saat menghadiri perayaan Dirgahayu ke-50 Transmigrasi Unit III Giri Mulyo Tinombala Raya
- Melalui Program Berani Cerdas Pemprov Sulteng memastikan tidak ada lagi pungutan
- Program Berani Sehat memungkinkan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan
RRI.CO.ID, Parigi Moutong - Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, memaparkan berbagai program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Program “Sembilan Berani”. Ia menyebut, program-program tersebut tetap berjalan meski pemerintah sedang menghadapi tantangan efisiensi anggaran nasional.
Hal ini disampaikannya saat menghadiri perayaan Dirgahayu ke-50 Transmigrasi Unit III Giri Mulyo Tinombala Raya. Kegiatan berlangsung di Desa Tinombala, Kecamatan Ongka Malino, Kabupaten Parigi Moutong, Sabtu 6 Juni 2026.
Melalui Program Berani Cerdas, ucap Gubernur, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah memastikan tidak ada lagi pungutan di SMA, SMK, dan SLB Negeri. Pemerintah juga menanggung biaya Praktik Kerja Industri (Prakerin) dan uji kompetensi bagi siswa SMK.
"Selain itu, program Berani Sehat memungkinkan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan hanya dengan menggunakan KTP," ucapnya.
Gubernur menyebut, hingga awal Juni 2026, lebih dari 181 ribu warga Sulawesi Tengah telah memanfaatkan program tersebut. Sekaligus, masyarakat yang BPJS-nya tidak aktif atau menunggak.
Pada sektor infrastruktur, melalui Program Berani Lancar, Pemerintah Provinsi berkomitmen membantu pembangunan dan peningkatan jalan desa. Termasuk jalan kabupaten, guna memperkuat konektivitas antarwilayah.
Sementara melalui Program Berani Menyala dan Berani Berdering, pemerintah menargetkan seluruh desa dan dusun di Sulawesi Tengah telah menikmati akses listrik dan internet pada tahun 2029.
“Target kami pada tahun 2029 tidak ada lagi desa, dusun, maupun masyarakat Sulawesi Tengah yang belum menikmati listrik dan akses internet,” kata Gubernur.
Lebih lanjut Gubernur mengungkapkan, di bidang pertanian Program Berani Panen Raya difokuskan pada peningkatan produktivitas. Hal ini dilakukan melalui bantuan alat dan mesin pertanian, sistem brigade pertanian, serta perbaikan jaringan irigasi.
“Pembangunan ke depan bukan lagi soal infrastruktur semata, tapi bagaimana menyiapkan sumber daya manusia yang unggul melalui pendidikan dan kesehatan,” ujarnya.
Gubernur juga mengungkapkan, potensi besar komoditas kelapa yang dimiliki Sulawesi Tengah. Berdasarkan hasil kunjungannya ke Tiongkok, permintaan terhadap berbagai produk turunan kelapa seperti air kelapa, santan, dan serat kelapa, terus meningkat di pasar internasional.
Karena itu, tutur Gubernur, Pemerintah Provinsi terus mendorong masuknya investasi industri pengolahan kelapa. Hal ini, demi dapat memberikan nilai tambah bagi petani dan meningkatkan perekonomian daerah. (KA)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....