Donggala Perkuat Konservasi Pesisir lewat Aksi Pelepasan Tukik
- 05 Jun 2026 19:12 WIB
- Palu
RRI.CO.ID, Donggala – Pemerintah Kabupaten Donggala menegaskan komitmennya dalam penguatan konservasi pesisir. Hal itu ditandai dengan mengikuti aksi pelepasliaran tukik di Pantai Baturoko, Desa Lalombi, Kecamatan Banawa Selatan, Jumat, 5 Juni 2026.
Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia sekaligus menyambut Hari Kelautan Sedunia yang jatuh pada 8 Juni mendatang, sebagai bentuk aksi nyata pelestarian lingkungan di wilayah pesisir Donggala.
Wakil Bupati Donggala Taufik Burhan menyampaikan bahwa penguatan kolaborasi lintas pihak menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir.
“Kami berterima kasih kepada GIZ, Yayasan Bonebula, komunitas, dan para penggiat alam lainnya yang sudah berkontribusi. Pemerintah daerah tidak akan mampu bekerja sendiri tanpa bantuan dari para pemangku kepentingan dan elemen masyarakat yang punya komitmen untuk membangun daerah ini,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa program konservasi tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Donggala yang Maju, Sejahtera, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan.
“Sustainable, keberlanjutan inilah yang menjadi perhatian kita,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Bidang Kewilayahan Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah, Dony Iwan Setiawan yang turut hadir dalam kegiatan ini menegaskan bahwa pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan.
Ia juga mendorong keberlanjutan program oleh masyarakat yang telah mendapatkan pendampingan agar tetap melanjutkan kegiatan konservasi secara mandiri setelah program berakhir.
Dony menilai kawasan pesisir Donggala memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata bahari berbasis edukasi, khususnya konservasi penyu.
“Kondisi pesisir pantai Donggala ini sangat luar biasa. Ke depan, desa-desa di kawasan ini bisa menjadi tujuan wisata edukasi terkait budidaya dan konservasi penyu,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan kelembagaan serta dukungan regulasi sebagai fondasi keberlanjutan program konservasi di daerah.
“Kami sangat berharap keberlanjutan ini ke depan bisa terus lestari, dengan penguatan kelembagaan dan regulasi sebagaimana yang disampaikan Pak Wakil Bupati,” ujar dia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....