Sukseskan Sensus Ekonomi 2026, BPS Kota Palu Siapkan 282 Petugas Lapangan

  • 05 Jun 2026 19:56 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palu menyiagakan sebanyak 282 petugas terlatih untuk menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026). Ratusan personel tersebut dikerahkan secara resmi pasca-pelaksanaan Apel Siaga Sensus Ekonomi di Lapangan Kantor Wali Kota Palu, Kamis, 4 Juni 2026.

Kepala BPS Kota Palu, Agus Santoso, menjelaskan dari jumlah tersebut, tujuh di antaranya merupakan petugas khusus untuk entitas bisnis berskala besar. Seluruh petugas lapangan ini dipastikan telah dibekali identitas resmi serta pelatihan khusus demi menjaga akurasi data.

“Pendataan lapangan secara door to door akan dilaksanakan mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026,” ujar Agus.

Agus memaparkan bahwa ratusan petugas ini mengemban target inklusif untuk menyasar sekitar 61 ribu pelaku usaha di seluruh wilayah kota. Cakupan pendataan tidak hanya menyentuh sektor fisik, melainkan juga menyisir usaha rumahan, pekerja kreatif digital, hingga bisnis berbasis internet.

Sebagai penanda kesiapan sistem, pada apel tersebut juga dilakukan pemindaian barcode secara simbolis oleh perwakilan pelaku usaha dan asosiasi. Kegiatan ini menandai dimulainya metode pendataan mandiri secara digital yang berjalan beriringan dengan kunjungan langsung petugas.

“Semua pelaku usaha menjadi sasaran pendataan, saat ini terdapat 22 kategori lapangan usaha yang menjadi cakupan sensus,” lanjut Agus Santoso.

Hasil akhir ratusan petugas ini nantinya akan memetakan jumlah entitas, karakteristik usaha, hingga angka penyerapan tenaga kerja. Data sektoral tersebut sangat dibutuhkan untuk menentukan sektor mana saja yang memerlukan penguatan atau intervensi kebijakan khusus.

Masyarakat dan pelaku usaha diimbau untuk tidak ragu memberikan data yang jujur dan apa adanya kepada petugas yang datang berkunjung. Pihak BPS menjamin penuh kerahasiaan seluruh informasi yang dikumpulkan karena murni digunakan untuk kepentingan perencanaan pembangunan nasional.

“Data yang kami kumpulkan dijamin kerahasiaannya dan murni digunakan untuk kepentingan Sensus Ekonomi 2026,” tegas Agus.

Sementara itu, Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid, yang bertindak sebagai pembina apel memberikan apresiasi tinggi atas kesiapan operasional yang ditunjukkan oleh BPS. Hadianto menegaskan bahwa pergerakan ratusan petugas di lapangan sangat fundamental untuk menghasilkan kompas data yang akurat bagi pemerintah.

“Bagi pemerintah, baik pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, data merupakan hal yang fundamental dalam mengarahkan kebijakan,” ujar Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid.

Hadianto menambahkan gambaran riil dari aktivitas ekonomi hilir tersebut nantinya akan dijadikan pijakan utama oleh pemerintah daerah dalam menyusun program kerja. Kebijakan strategis seperti penanganan kemiskinan, perluasan kesempatan kerja, hingga penyaluran stimulus UMKM dipastikan akan lebih tepat sasaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....