Dinas Pertanian Palu Hadirkan Pangan Murah Menjelang Idul Adha 1447 H

  • 25 Mei 2026 15:42 WIB
  •  Palu

RRI.CO.ID, Palu - Pemerintah Kota Palu melalaui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan kembali melaksanakan Gerakan Pangan Murah sebagai bagian dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat menjelang hari raya Idul Adha 1447 H. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman kantor DPKP Kota Palu, Senin, 25 Mei 2026.

Dalam kegiatan tersebut, beragam kebutuhan pokok disiapkan untuk masyarakat mulai dari beras, gula pasir, minyak goreng, telur, ayam potong, hingga ikan. Selain itu DPKP Kota Palu juga menyediakan bawang, cabai, tomat langsung dari petani lokal.

Kepala DPKP Kota Palu, Lukman mengatakan, Gerakan Pangan Murah yang juga dirangkaikan dengan pasar tani tersebut dilaksanakan sebagai upaya dalam menjaga stabilitas harga dan stok kebutuhan pokok masyarakat. Menurutnya sebagai bagian dari Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID), ia berkomitmen untuk memastikan angka inflasi daerah dapat terkendali.

"Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan itu salah satu tugasnya adalah menjaga stabilitas pangan di daerah, kami tergabung dalam tim pengendalian inflasi daerah, kami membahas tentang pangan yang berkontribusi terhadap naik turunnya inflasi di daerah," ucapnya.

Ia menyebut, dalam menjamin ketersediaan bahan pokok, Pemerintah Kota Palu melakukan beragam upaya mulai dari hulu hingga hilir. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan kualitas produksi petani tetap terjaga serta dapat tersalurkan dengan baik kepada masyarakat.

Lukman menjelaskan, di sektor hulu, pihaknya melakukan pendampingan kepada para petani agar lahan pertanian Kota Palu dapat dimanfaatkan dengan baik serta menghasilkan produk yang berkualitas. Sementara untuk di sektor hilir, pihaknya melaksanakan Gerakan Pangan Murah dan Pasar Tani, khususnya menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

"Kali ini kami melaksanakan untuk ketiga kalinya, kemarin pada saat Ramadan dan pada saat menjelang Idul Fitri dan hari ini 2 hari menjelang Idul Adha kita laksanakan kembali," ucap Lukman.

Kepala DPKP Kota Palu itu menyebut, momentum HBKN kerap kali menjadi salah satu faktor adanya kenaikan harga pada sejumlah bahan pokok di pasar. Karena itu DPKP kembali melaksanakan kegiatan tersebut setelah menemukan adanya kenaikan harga pada sejumlah komoditi menjelang hari raya Idul Adha.

"Jumat lalu kita melaksanakan sidak ke pasar-pasar terkait bahan pangan itu misalkan cabai itu masih diharga Rp50 ribu sampai Rp55 ribu, sebelumnya itu Rp40 ribu sampai Rp45 ribu, Tadi pagi hasil survei teman-teman ke lapangan ke pasar itu dapat harga sampai Rp70 ribu demikian pula cabai, tomat, dan bawang," ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Palu Imelda Liliana Muhidin menyampaikan apresiasi kepada DPKP Kota Palu yang telah menginisiasi Gerakan Pangan Murah ini. Ia menilai kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Saya menyampaikan terima kasih kepada teman-teman Dinas DPKP, saya didampingi para kabid dan sekdis. Insya Allah kegiatan ini berjalan dengan lancar sampai selesai,” ujar Wawali Imelda.

Ia turut mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat dalam menyambut kegiatan yang secara rutin telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Palu tersebut. Hal itu ditunjukkan melalui padatnya aktivitas jual beli pada Gerakan Pangan Murah tersebut.

"Saya lihat antusiasmenya luar biasa, seperti biasa gerakan pangan murah, yang diadakan oleh pemerintah Kota Palu itu selalu mendapatkan perhatian yang luar biasa dari masyarakat karena di sini banyak sekali subsidi," ucapnya.

Wawali Imelda juga mengingatkan kepada masyarakat untuk berbelanja secara bijak serta tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu kelangkaan stok. Ia memastikan kondisi bahan pokok di Kota Palu saat ini masih berada dalam situasi yang aman dan terkendali, meski teradpat kenaikan harga pada sejumlah bahan pokok.

"Alhamdulillah harga kita di Kota Palu semua terkendali, walaupun naik sedikit tapi semuanya terkendali maka Belanjalah dengan bijak karena situasi kita terkendali dan tidak ada masalah," ucapnya.

Gerakan Pangan Murah diharapkan dapat terus menjadi solusi dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Selain dapat menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok, kegiatan ini juga diharapkan mampu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, khususnya pada momentum HBKN.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....